Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kemenkop UKM Libatkan Komunitas Salurkan Masker Kain Untuk Pedagang

Jumat, 22 Mei 2020 14:10 WIB
Kemenkop UKM Libatkan Komunitas Salurkan Masker Kain Untuk Pedagang

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Koperasi dan UKM mengandeng sejumlah komunitas untuk mendistribusikan masker gratis kepada pedagang di berbagai wilayah di DKI Jakarta dan sekitarnya. 

Komunitas itu di antaranya Lazisnu, Indonesia Brand Aktivist Network (IBAN), Tokome dan PT Wira Karitas. 

“Kita bekerja sama dengan rekan-rekan dari berbagai komunitas untuk memudahkan pendistribusian masker kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Dalam hal ini kami prioritaskan kepada pegadang kecil,” kata Direktur Utama Smesco Indonesia, Leonard Theosabrata di Jakarta.

Berita Terkait : Kementerian PUPR Bagikan Ratusan Sembako Untuk PWI

Leonard mengatakan, program pembagian masker gratis ini sebagai komitmen Kemenkop dan UKM membantu pemerintah meredam penyebaran Covid-19 di Tanah Air. Program ini bekerja sama dengan para donator masker dari PT Mayora, PT Shirama Internasiaonal dan Komunitas Solideritas Berantas Covid-19.

“Dengan adanya pembagian masker gratis ini, masyarakat akan semakin peduli dan ikut bersama-sama pemerintah memutus pandemi Covid-19,” ujar Leonard, seraya menyebut bahwa Smesco Indonesia ditunjuk Kemenkop UKM sebagai salah satu mitra distribusi.

Pendistribusian masker secara gratis ini ke daerah-daerah yang masuk zona merah pendemi Covid-19 di antaranya Kota Depok, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Sejak digagas saat awal pandemi Covid-19 merebak, hingga kini sudah lebih dari 190.000 masker dibagikan kepada para pedagang. 

Berita Terkait : WIKA Salurkan Sembako Untuk Warga DKI Dan Jabar

Adapun komunitas yang dilibatkan yakni IBAN yang di bantu oleh Lazisnu, Tangsel Kreatif, Komunitas Belimbing Depok, Global Visi Media, Universitas Umar Usman, Komunitas Indonesia Creativ Cities Network, Komunitas Fesyen berkelanjutan, dan Sekretariat ULUNI UI. 

“Ini sebagai bagian dari gerakan mengenakan masker kain nonmedis untuk para pedagang. Mereka kalau kita lihat banyak yang tidak bisa menerapkan social distancing karena mereka harus mencari nafkah di jalan. Karena ini gerakan ini digagas untuk membantu mereka,” papar Leonard. 

Gerakan masker kain digagas Kemenkop dan UKM bersama para donatur masker ini bertujuan untuk mengurangi permintaan pasar terhadap masker medis, dan juga untuk menambah peluang penghasilan bagi UKM yang memproduksi masker kain nonmedis. 

Berita Terkait : Menteri Erick Apresiasi TelkomGroup Libatkan UMKM Salurkan Paket Bantuan

Gerakan mengenakan masker kain di kalangan pedagang ini penting, karena mereka termasuk kelompok yang rentan terpapar Covid-19. 

Dengan mengenakan masker, para pedagang di jalan dapat beraktivitas dengan lebih aman, atau mengurangi risiko tertular virus tersebut. [DWI]