Dark/Light Mode

Dukung Pengembangan Industri Nasional

Kementerian BUMN Fasilitasi Pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang

Selasa, 30 Juni 2020 17:36 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (masker merah) mendampingi Presiden Jokowi (kiri) meninjau Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6).
Menteri BUMN Erick Thohir (masker merah) mendampingi Presiden Jokowi (kiri) meninjau Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6).

RM.id  Rakyat Merdeka - Hari ini, Presiden Jokowi bersama meninjau Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6). 

Anggota Wantimpres Habib Luthfi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Kepala BNPB Doni Monardo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Batang Wihaji turut mendampingi Jokowi dalam kunjungan tersebut.

Baca juga : DPR: Pertanian Selamat, Ketahanan Pangan Kuat

Kawasan Industri Terpadu Batang yang terletak di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang tersebut dikembangkan menjadi salah satu tumpuan pengembangan industri di Indonesia. Sekaligus memberi kesempatan kerja yang seluas-luasnya bagi masyarakat setempat.

Karena itu, pemerintah berupaya mempercepat pembangunan kawasan industri yang terintegrasi di wilayah tersebut.

Baca juga : Menteri BUMN Pengen PT Garam Go International

Kurang lebih 4.000 hektar lahan disiapkan pemerintah untuk mengembangkan kawasan industri terpadu ini. Pada fase pertama, 450 hektar dari jumlah tersebut disiapkan untuk membangun tiga zona. Yakni manufaktur dan logistik, inovasi dan ekonomi kreatif, serta industri ringan dan menengah.

"Kita akan siapkan kurang lebih 4.000 hektar di sini. Untuk tahapan pertama, akan disiapkan kurang lebih 450 hektar," kata Jokowi.

Baca juga : Kemenhub Pastikan Kapasitas Pesawat Bakal Dinaikkan Bertahap, Sampai Full

"Indonesia tidak boleh kalah dengan negara-negara lain, yang juga sibuk berbenah untuk memberikan kemudahan dan pelayanan bagi investasi yang masuk ke negara mereka," imbuhnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.