Dark/Light Mode

Rapim Penanganan Covid-19

Suharso Dan Prabowo Bahas Pemulihan Ekonomi Dan Nuklir

Senin, 18 Januari 2021 10:15 WIB
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto memberikan plakat kepada Menteri Bappenas, Suharso Monoarfa usai menggelar Rapim di Jakarta, Jumat (15/1).
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto memberikan plakat kepada Menteri Bappenas, Suharso Monoarfa usai menggelar Rapim di Jakarta, Jumat (15/1).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional /Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) di Medan Merdeka Barat. 

Rapim tersebut, dihadiri oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Jajaran Kemhan. Rapim membahas soal target pembangunan Pertahanan di 2021. 

Berita Terkait : BNPB Minta Kelompok Rentan Dipisah Di Pengungsian Gempa Sulbar

Dalam sambutannya, Menteri Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan, ada tiga sasaran dan target dalam pembangunan pertahanan tahun ini. 

Pertama, pemenuhan Essential Force dalam lima tahun. Kedua  konstribusi industri pertahanan dan Keempat, ancaman yang dapat diatasi. 

Berita Terkait : Virus Terawan Nular Ke Jenderal Prabowo

“Saat ini, telah terjadi perubahan peradaban yang disebabkan oleh pandemi Corna, seperti perubahan sistem kesehatan, akselarasi otonomisasi dan digitalisasi, meningkatnya peran artificial intelligence dan big data, perubahan value chain secara global, dan peningkatan pekerjaan serta green recovery. Maka itu, target pertahanan dalam menjaga ekonomi sangat diperlukan,” tulis Suharso dalam akun Instagramnya, Minggu (17/1). 

Selain itu, Suharso juga menyampaikan enam peran penting Kemhan dalam reformasi sosial dalam penanganan pandemi. Pertama, reformasi sistem kesehatan nasional. Kedua, keterlibatan dalam reformasi sistem ketahanan bencana , yaitu  dengan meningkatkan kapasitas Operasi Militer Selain Perang (OMSP). 

Berita Terkait : Jangan Pandang Remeh Penemuan UUV China Di Laut Indonesia

Ketiga,  peningkatan kesadaran bela negara. Keempat, peran aktif dalam penanganan Covid-19 dengan melakukan kerja sama riset dan penggunaan laboratorium dalam pembuatan vaksin dan obat.  

Kelima, pengembangan nuklir biologi dan kimia. Keenam, keterlibatan dalam penguatan Food Estate di Kalimantan Tengah. “Bappenas bersama Kemhan akan memastikan essential force dapat dilakukan secara terencana dan terbentuk dengan baik bagi pemulihan ekonomi nasional,” tandasnya. [FIK]