Dewan Pers

Dark/Light Mode

Program Bedah Rumah Rakyat Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional

Kamis, 28 Januari 2021 22:44 WIB
Dirjen Perumahan PUPR, Khalawi Abdul Hamid
Dirjen Perumahan PUPR, Khalawi Abdul Hamid

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah untuk masyarakat secara tidak langsung ikut membantu Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). 

Selain meningkatkan kualitas rumah masyarakat juga mendorong pemerataan ekonomi di masyarakat dengan melibatkan masyarakat melalui pelaksanaan padat karya dalam proses pembangunan rumah.

“Program BSPS ini sangat penting untuk mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Kamis (28/1).

Berita Terkait : Sri Mulyani: Disiplin Prokes Dan Vaksinasi Kunci Pemulihan Ekonomi 2021

Khalawi menerangkan, dampak pandemi Covid– 19 memang sangat dirasakan oleh masyarakat secara langsung maupun tidak langsung. 

Namun demikian, Pemerintah melalui Kementerian PUPR terus berupaya agar perekonomian masyarakat di daerah terus berjalan dengan menyalurkan berbagai bantuan di sektor perumahan.

“Kami memastikan bahwa dana Program BSPS disalurkan kepada masyarakat untuk pembangunan rumah layak huni. Masyarakat pun dilibatkan melalui kegiatan padat karya sehingga mereka mendapatkan penghasilan sebagai tukang dalam proses pembangunan rumah tersebut,” terangnya.

Berita Terkait : Program KAI 2021: Adaptif, Solutif, Dan Kolaboratif Untuk Indonesia

Lebih lanjut, Khalawi menambahkan, Program BSPS memang menjadi salah satu program andalan Pemerintah untuk membangkitkan perekonomian masyarakat di daerah. 

Meskipun bantuan yang diberikan melalui Program BSPS hanya berupa stimulan, namun pada pelaksanaannya di lapangan banyak sekali rumah tidak layak huni yang berhasil dibedah menjadi hunian yang layak huni. 

“Kami harap Program BSPS ini bisa mendapatkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan bidang perumahan baik pemerintah daerah dan masyarakat,” harapnya. [FIK]