Dewan Pers

Dark/Light Mode

Hari Pertama PPKM Darurat, Luhut Blusukan Ke Bandara Soekarno-Hatta

Sabtu, 3 Juli 2021 17:02 WIB
Menko Marves/Komandan PPKM Darurat Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan (kiri), bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah), dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat meninjau Sentra Vaksinasi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten, Sabtu (3/7). (Foto: Istimewa)
Menko Marves/Komandan PPKM Darurat Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan (kiri), bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah), dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat meninjau Sentra Vaksinasi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten, Sabtu (3/7). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan blusukan ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury, Luhut mengunjungi sentra vaksinasi di Bandara Soetta.

Berita Terkait : PPKM Darurat, Ini Ruas Jalan Di Bogor Yang Ditutup

"Kami meninjau alur vaksinasi di bandara. Setiap terminal di Bandara Soetta kini telah menyediakan sentra vaksinasi. Termasuk, pelabuhan seperti Ketapang dan Merak. Sehingga, seluruh masyarakat yang akan berpergian telah divaksin. Minimal, dosis pertama," kata Luhut, Sabtu (3/7).

Sentra Vaksinasi Terminal 3 Bandara Soetta berada di lantai 1 tempat kedatangan di Loby Timur.

Berita Terkait : Dukung PPKM Darurat, Garuda Sesuaikan Layanan Operasional

Komandan PPKM Darurat Jawa Bali ini menjelaskan, setiap penumpang yang telah memiliki tiket pesawat, dapat langsung mendaftar untuk divaksin.

Sentra vaksinasi ini, dibuat untuk mendukung kebijakan dan memenuhi target PPKM Darurat, yaitu mempercepat vaksinasi hingga 70 persen pada bulan Agustus 2021.

Berita Terkait : Hari Pertama PPKM Darurat, Polda Jatim Berangkatkan Patroli Show Of Force

"Vaksinasi sebanyak mungkin, akan menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk mengatasi kenaikan kasus saat ini,” ujar Luhut.
 Selanjutnya