Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
WHO: Pandemi Covid Berakhir 2022
Mari Kita Aminkan...
Jumat, 24 Desember 2021 07:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) optimis pandemi Covid-19 akan berakhir tahun depan. Optimisme itu didasari atas tingkat vaksinasi dunia yang terus meningkat. Harapan baik ini, mari kita aminkan.
Optimisme itu disampaikan Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam jumpa pers rutin di kantornya, Rabu (22/12). Dalam acara itu, Ghebreyesus bicara banyak hal, mulai dari serangan virus Corona varian Omicron, sampai prediksi pandemi berakhir.
Kata dia, tahun 2021 adalah tahun menyakitkan bagi banyak orang. Ada banyak orang kehilangan anggota keluarga, sanak saudara karena terpapar Corona. Pengalaman menyakitkan di tahun ini, lanjut dia, harus jadi pelajaran bagi kita semua untuk mengakhiri pandemi.
Baca juga : Pasca Pandemi, CFO Berperan Penting Dalam Keberlanjutan Perusahaan
“Tahun 2022 harus menjadi akhir dari pandemi. Juga harus jadi awal era baru. Era baru solidaritas,” kata Ghebreyesus, seperti dikutip di laman resmi WHO, kemarin.
Apakah mungkin bisa mengakhiri pandemi tahun depan? Ghebreyesus menganggukkan kepala dengan yakin. Kata dia, keyakinannya itu didasari sejumlah alasan. Saat ini, kata dia, para ahli sudah mengenal virus Corona dengan sangat baik. Bagaimana cara virus itu menyebar dan dampak yang ditimbulkannya. Dengan pengetahuan itu, manusia bisa menekan penyebaran Corona.
Jadi untuk mengakhiri pandemi butuh kerjasama dari semua pihak untuk mematuhi protokol kesehatan seperti penggunaan masker, menjaga jarak.
Baca juga : Akhir Tahun Ini, 50 Persen Warga Komplit Vaksinasi...
Selain itu, lanjut dia, manusia juga kini sudah punya semua alat untuk melawannya. Termasuk keberadaan vaksin. Jadi, kata dia, syarat pertama untuk mengakhiri pandemi adalah pasokan vaksin harus cukup untuk memvaksinasi seluruh populasi orang dewasa global.
WHO menargetkan semua negara telah mencapai vaksinasi 40 persen secepat mungkin, dan target 70 persen vaksinasi pada pertengahan tahun depan. Selain itu, memberikan booster atau vaksin dosis ketiga kepada populasi berisiko tinggi pada kuartal pertama tahun 2022.
Persoalannya adalah bagaimana agar seluruh dunia terutama negara-negara miskin mendapat pasokan vaksin yang setara. “Jika kita tidak memvaksinasi seluruh dunia, saya rasa kita tidak bisa mengakhiri pandemi ini,” tegasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya