Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
WHO: Pandemi Covid Berakhir 2022
Mari Kita Aminkan...
Jumat, 24 Desember 2021 07:25 WIB
Sebelumnya
Melihat situasi di lapangan saat ini, Ghebreyesus cukup lega. Menurut dia, jumlah dosis vaksin yang didistribusikan ke seluruh dunia terus meningkat. Sejauh ini, jumlah dosis vaksin yang telah didistribusikan ke seluruh dunia sudah cukup mencapai target vaksinasi 40 persen populasi di setiap negara. Mekanisme kerja sama pengadaan vaksin juga telah mengirimkan 800 juta lebih vaksin ke negara-negara yang masih memiliki tingkat vaksinasi rendah.
Ia menyentil sejumlah negara maju yang setiap hari justru mendistribusikan sekitar 20 persen dari seluruh dosis untuk vaksin booster. Menurut dia, hal seperti ini justru membuat pandemi semakin lama berakhir lantaran masih banyak negara yang belum bisa memberikan dua dosis pertama vaksin Covid-19.
“Jika kita ingin mengakhiri pandemi di tahun mendatang, kita harus mengakhiri ketidakadilan,” ucapnya.
Baca juga : Pasca Pandemi, CFO Berperan Penting Dalam Keberlanjutan Perusahaan
Karena itu, ia mengimbau kepada negara produsen vaksin dan negara kaya untuk membantu negara-negara yang masih tertinggal dalam hal vaksinasi. “Perlu diingat, sebagian besar rawat inap dan kematian Covid-19 terjadi pada orang yang tidak divaksinasi, bukan orang yang tidak menerima booster vaskin,” ujarnya.
Bagaimana soal Omicron? Ghebreyesus mengatakan, varian yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan itu, telah menyebar ke seluruh dunia. Varian ini memang lebih cepat menyebar dibandingkan varian Corona lainnya, meski diperkirakan tidak menyebabkan keparahan seperti varian Delta.
Memang, kata dia, penelitian awal menunjukkan varian ini memiliki resistensi yang mengkhawatirkan terhadap vaksin. Atas dasar itu, ia mengimbau agar menunda acara atau perayaan di Tahun Baru. “Kita harus fokus sekarang untuk mengakhiri pandemi ini,” pungkasnya.
Baca juga : Akhir Tahun Ini, 50 Persen Warga Komplit Vaksinasi...
Corona Di Tanah Air Makin Terkendali
Di Tanah Air, penyebaran Corona sudah terkendali. Kasus harian rata-rata 130 kasus per hari. Di beberapa provinsi misalnya, sudah menunjukkan nol kasus. Per hari kemarin misalnya, ada tambahan kasus sebanyak 136.
Dengan tambahan tersebut, total kasus aktif saat ini 4.642. Sementara jumlah kasus sejak pertama kali dilaporkan pada Maret 2020 hingga hari ini, berjumlah 4.261.208 kasus.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya