Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Xi melanjutkan, aspek HAM berkaitan erat dengan sejarah, tradisi, dan perilaku masyarakat setempat.
"Setiap negara hanya bisa mengatasi masalah HAM dengan mempertimbangkan realitas negara yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya. Tanpa mempertimbangkan situasi masyarakatnya justru akan membawa petaka," jelas Xi.
Baca juga : Firli: Jangan Ada Yang Sembunyikan!
"Sudah banyak contohnya dan harus menjadi pelajaran bersama," imbuh tutur Xi yang juga pemimpin tertinggi Partai Komunis China (CPC).
Bachelet menyampaikan apresiasinya kepada para pemimpin China yang bersedia menerima kunjungannya. Mantan Presiden Chile itu yakin, kunjungannya tersebut akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang China.
Baca juga : Garuda Muda Siap Tempur
Bachelet mengatakan, pertemuannya dengan Presiden Xi dan pejabat Cina lainnya adalah sebuah kesempatan berharga karena bisa berbicara secara langsung perihal masalah-masalah HAM.
“Bagi saya, ini adalah sebuah prioritas untuk berhubungan dengan Pemerintah China secara langsung, membahas HAM, permasalahan domestik, wilayah dan global agar perkembangan, perdamaian dan keamanan lokal serta lintas perbatasan. HAM harus menjadi inti dari mereka,” kata Bachelet.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya