Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden China Xi Jinping mengadakan pertemuan secara virtual dengan Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations High Commissioner for Human Rights/UNHCHR) Michelle Bachelet, Rabu (25/5).
Pertemuan tersebut digelar dalam kunjungan kerja Bachelet ke Guangzhou, Provinsi Guangdong, dan Daerah Otonomi Xinjiang, 23-28 Mei 2022. Kunjungan enam hari mantan presiden perempuan itu menuai kritik aktivis HAM dan disebut Amerika Serikat (AS), sebuah kesalahan.
Baca juga : Firli: Jangan Ada Yang Sembunyikan!
Dalam pertemuan virtual itu, Xi menyambut kehadiran Bachelet di China. Ia memaparkan perkembangan pelaksanaan HAM di negaranya.
Xi membela catatan HAM negaranya. Ia mengatakan, setiap negara harus diizinkan untuk menemukan jalannya sendiri berdasarkan keadaan khusus di negara tersebut. Presiden yang berkuasa mulai 2013 itu mengkritik negara-negara yang menceramahi negara lain tentang HAM dan mempolitisasi masalah tersebut.
Baca juga : Garuda Muda Siap Tempur
“Melalui kerja keras jangka panjang dan gigih, China telah berhasil memulai jalur pengembangan HAM yang sesuai dengan tren zaman dan sesuai dengan kondisi nasionalnya sendiri, kata Xi dilansir kantor berita China, Xinhua.
"Tidak ada satu negara yang bisa mengklaim kesempurnaan karena selalu ada kesempatan untuk memperbaikinya," tegasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya