Dark/Light Mode

Di Balik Mar-a-Lago, Mansion Kesayangan Trump Yang Digrebek FBI

Rabu, 10 Agustus 2022 12:17 WIB
Indahnya pemandangan di sekitar Mar-a-Lago, kediaman Donald Trump. (Foto Business Wire/Robert Stevens)
Indahnya pemandangan di sekitar Mar-a-Lago, kediaman Donald Trump. (Foto Business Wire/Robert Stevens)

 Sebelumnya 
Setelah menjalani proses hukum, dapat titik tengah bahwa Trump setuju mengurangi tinggi tiang benderanya menjadi 21 meter. Sementara itu, bukannya membayar denda, Trump memutuskan mendonasikan 100 ribu dolar AS (Rp 1,5 miliar) untuk para veteran.

Ketika membuka klub Mar-a-Lago, Trump menerima keanggota dengan biaya 100 dolar AS dan iuran tahunan 14 ribu dolar AS (Rp 208 juta). Jelas, ini merupakan bisnis yang menguntungkan baginya. Taipan properti itu menghasilkan 15,6 juta dolar AS (Rp 232 miliar) dari klub pada 2014.

Baca juga : Rumah Indah Donald Trump Digrebek FBI

Tahun pertamanya di Gedung Putih, dia menghasilkan 25,1 juta dolar AS (Rp 373 miliar) dari keanggotaan klub. Tahun lalu, jumlah itu turun sedikit menjadi 21,4 juta dolar AS saja (Rp 318 miliar).

Saat masih menjabat, Trump melakukan resepsi Palang Merah pada awal Februari 2017 dan menjamu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada akhir pekan berikutnya. Mar-a-Lago juga menjadi tempat dia mengumumkan Letnan Jenderal H. R. McMaster sebagai penasihat keamanan nasional, mengizinkan serangan rudal ke Suriah, serta menjadi tuan rumah bagi Presiden China Xi Jinping.

Baca juga : Percepat Pulihkan Penerbangan, Ini 5 Skema Yang Diterapkan AP II

Bagaimanapun, jelas  Trump merasa lebih nyaman di Mar-a-Lago daripada di tempat lain. Bahkan daripada di Gedung Putih.

Di Mar-a-Lago, Trump bisa menjadi dirinya sendiri, tidak terikat protokol kepresidenan yang ketat dan tidak diganggu sejumlah petugas protokoler. Dia juga memiliki lebih banyak teman di sana. Berbeda dengan di Manhattan, di mana Trump sangat tidak populer. Kemudian, pada September 2019, dia dan istri, Melania Trump mengubah tempat tinggal utama mereka dari Manhattan ke Palm Beach.

Baca juga : Kuasa Hukum Mardani Maming Minta KPK Bersabar Tunggu Putusan Praperadilan Besok

"Saya menghargai New York, dan orang-orang New York, dan akan selalu, tapi sayangnya, terlepas dari kenyataan bahwa saya membayar jutaan dolar pajak kota, negara bagian dan lokal setiap tahun, saya telah diperlakukan sangat buruk oleh para pemimpin politik kota dan negara bagian," cuit Trump.

Gubernur New York Andrew Cuomo merespons keluhan Trump. "Bagus sekali," cuitnya. "Lagipula, (Trump) tidak membayar pajak di sini. Dia wargamu sepenuhnya, Florida," imbuhnya. ***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.