Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes Indonesia Untuk Jepang Heri Akhmadi Semangati Jojo Lewat Video Call
Selasa, 1 Agustus 2023 07:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perjuangan Jonatan Christie untuk mencatatkan nama sebagai pemenang tunggal putra dari Indonesia di Japan Open 2023, Minggu (30/7), kandas. Dia harus menerima kekalahan dari pebulutangkis Denmark, Viktor Axelsen di pertandingan yang digelar di Yoyogi Stadium, Jepang.
Meski jadi runner-up, Jonathan yang akrab disapa Jojo, diberi semangat oleh Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi lewat video call.
“Jojo tetap semangat ya! Perjuangan kamu dan Tim Badminton Indonesia telah membawa harum Merah Putih. Terus semangat dan sukses untuk kejuaraan berikutnya di Australia Open 2023 mendatang,” kata Dubes Heri kepada Jojo, dalam keterangan pers yang diterima Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Jojo Tak Berdaya Ladeni ‘Si Menara’
Dalam kesempatan itu, Jojo yang didampingi pelatih Irwansyah mengucapkan terima kasih atas dukungan Dubes Heri dan Tim KBRI Tokyo.
Hadir langsung di Yoyogi Stadium, Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) KBRI Tokyo, Meinarti Fauzie, Diplomat Muda KBRI Tokyo Mukti Romadona Setianto dan pasukan pendukung Tim Indonesia. Mereka mengenakan atribut merah putih.
Kapten Muhammad Rifqi, pilot Garuda Indonesia yang hadir langsung di Yoyogi Stadium merasa bangga meski Jojo runner-up di partai final Japan Open 2023.
Baca juga : Gilas India, Jojo Menuju Final
Jojo yang merupakan satu-satunya wakil Indonesia di partai final gagal meraih gelar juara setelah ditundukkan unggulan pertama, Viktor Axelsen, 7-21, 18-21. Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan tidak meraih satu pun gelar di Japan Open 2023.
Pada semifinal, tunggal putri Indonesia peringkat delapan dunia, Gregoria Mariska Tunjung kandas dari He Bing Jao, wakil China, setelah bertarung 60 menit lamanya, dengan skor 21-13, 19-21 dan 9-21.
Selain Gregoria, pasangan, FajarAlfian/Muhammad Rian, juga gagal maju ke final. Ganda putra peringkat satu dunia itu menyerah di tangan pasangan Taiwan, Lee Yang/Wang Chi-Lin dengan skor 19-21, 10-21.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya