Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Pria di El Salvador, Amerika Tengah, Darwin Bernal, meminta agar upacara pemakamannya dilakukan di klub malam atau diskotik, sebelum ia meninggal.
Sang anak pun mengabulkan permintaan terakhir ayahnya tersebut. Menurut putrinya, Katerin Mercedes Bernal, sang ayah memang suka berpesta dan menari.
Baca juga : Kepala BPIP Resmikan Djoglo Soekarno Di Desa Talunombo
“Sebelum meninggal, ayah memberi tahu ingin upacara pemakamannya dilakukan di diskotik, dan itulah yang terjadi,” kata Mercedes, dilansir New York Post.
Upacara pemakaman itu digelar di El Pacifico Night Bar, Kota La Union, 5 November lalu. Keluarga Bernal memutuskan membiarkan peti matinya terbuka.
Baca juga : Ingin Dimakamkan Di Luar Angkasa
Mereka menjadikan jenazah Bernal pusat perhatian di lantai dansa. Para pelayat terlihat berjalan-jalan di sekitar peti mati saat lagu Latin terdengar dari pengeras suara.
Kelap-kelip lampu klub malam berwarna biru dan ungu juga menambah suasana upacara pemakaman seperti pesta.
Baca juga : Caleg Pembela Orang Miskin
Netizen pun memuji keluarga Bernal, karena mengabulkan permintaan terakhirnya sebagai tanda penghormatan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya