Dark/Light Mode

Buka Lembaran Baru Dalam Relasi Kristen-Islam

Kunjungi UEA, Paus Kecam Perang Yaman

Senin, 4 Februari 2019 08:39 WIB
Paus Fransiskus (kiri) disambut Pangeran UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan setibanya di Bandara Abu Dhabi, Minggu (3/2) malam waktu setempat. (Foto: AP Photo)
Paus Fransiskus (kiri) disambut Pangeran UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan setibanya di Bandara Abu Dhabi, Minggu (3/2) malam waktu setempat. (Foto: AP Photo)

 Sebelumnya 
Siang, Vatikan
Kerajaan UEA menyambut gembira rencana Paus ke Abu Dhabi, yang merupakan kunjungan kepausan pertama ke Semenanjung Arab, tempat Islam dilahirkan.

Koran berbahasa Inggris di Abu Dhabi, The National, menggambarkan kunjungan 3 hari Paus di UEA sebagai mimpi yang menjadi kenyataan bagi sekitar 1 juta umat Katolik Roma di negara tersebut.

Baca juga : Pastikan Keandalan Listrik, Arcandra Kunjungi Labuan Bajo

"Akan datang rasa terima kasih seumur hidup kepada para penguasa UEA, yang telah mengundang Paus pada tahun lalu, dan membina masyarakat yang memberikan kebebasan beribadah bagi semua orang," tulis The National. 

Duta Besar UEA untuk Washington, AS Yousef al-Otaiba, menulis di kolom Politico,"agama hari ini adalah garis patahan berbahaya yang membagi wilayah tersebut. Dia menambahkan,"Iman sejati Muslim, Kristen dan Yahudi tidak pernah berisi tentang kebencian atau fanatisme. Tidak ada benturan peradaban atau gagasan. Yang ada, hanyalah sedikit ketidakpedulian, serta kurangnya keberanian dan kemimpinan moral".

Baca juga : Tukang Ojek Ikut Bantu Warga Seberangi Jalan

8 pagi, Vatikan

Paus Francis berupaya membuka lembaran baru dalam sejarah relasi Kristen-Islam di UEA, yang juga merupakan rumah bagi 1 juta umat Katolik Roma.

Baca juga : Keluarga Kerajaan Mau Dievakuasi

[HES/AP]

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.