Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Diduga Antek China, Rumah dan Kantor Anggota Parlemen Australia Digeledah
Jumat, 26 Juni 2020 18:02 WIB
Sebelumnya
Moselmane mengundurkan diri sebagai Asisten Presiden Majelis Tinggi New South Wales pada April lalu, setelah memuji penanganan pandemi Covid-19, yang dilakukan oleh Presiden China Xi Jinping.
Menurutnya, Xi telah menunjukkan "kepemimpinan yang teguh" dan ketegasan. Dia juga dilaporkan karena menyebarkan Sinophobia atau sikap anti China, dalam sebuah opini yang ditulisnya untuk East China Normal University.
Baca juga : DPR: Pertanian Selamat, Ketahanan Pangan Kuat
Hubungan Australia dan China bermasalah baru-baru ini, ketika Australia meminta penyelidikan tentang asal-usul pandemi Covid.
Dalam beberapa pekan terakhir, China telah menjatuhkan sanksi ekonomi pada Australia. Menyusul perdebatan yang berlangsung selama bertahun-tahun tentang dugaan upaya China untuk mempengaruhi politik Australia. Hal ini pun dibantah China.
Baca juga : Komisi IV Dukung Penambahan Anggaran Kementan
Australia telah mengesahkan Undang-undang Keamanan dan Kontra-spionase Baru pada tahun 2018, yang bertujuan mencegah campur tangan asing dalam politik dan urusan domestik lainnya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya