Dark/Light Mode

Dilarikan Ke RS Militer Karena Corona

Trump Masih Sombong

Minggu, 4 Oktober 2020 07:32 WIB
Presiden AS Donald Trump turun dari helikopter kepresidenan saat tiba di Walter Reed National Military Medical Center untuk menjalani perawatan setelah positif Covid-19, Jumat (2/10) waktu AS. (Foto: Istimewa)
Presiden AS Donald Trump turun dari helikopter kepresidenan saat tiba di Walter Reed National Military Medical Center untuk menjalani perawatan setelah positif Covid-19, Jumat (2/10) waktu AS. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sehari setelah dinyatakan positif Corona, Donald Trump dilarikan ke Rumah Sakit Militer Amerika Serikat. Trump memastikan dalam kondisi baik-baik saja, tapi beragam spekulasi tetap muncul. Baik di Amerika sendiri, di China yang merupakan musuh bebuyutannya, juga di sini.

Trump dibawa ke RS Militer di pinggiran Kota Washington DC, hanya sekitar 15 jam usai dinyatakan positif Corona. Dia akan menjalani pengobatan di RS selama beberapa hari ke depan bersama sang istri, Melania Trump. 

Trump keluar Gedung Putih, Jumat pagi (2/10) waktu Amerika. Mengenakan setelan jas dan masker, Trump berjalan melintasi halaman Gedung Putih menuju helikopter kepresidenan, Marine One. Tak ada omongan. Trump hanya mengacungkan jempol, lalu melambaikan tangan. 

Berita Terkait : Pasca Trump Positif Covid, Acara di Rose Garden Jadi Sorotan

Rumah sakit tempat Trump dirawat adalah RS Militer Walter Reed, Bethesda. Ini rumah sakit dan pusat kesehatan militer terbesar dan paling terkenal di AS. Di tempat ini, presiden AS biasanya melakukan pemeriksaan tahunan. 

Setiba di Bethesda, Trump langsung mengunggah video di akun Twitter resminya. Di video ini, Trump tetap menunjukkan watak aslinya. Besar kepala alias sombong. Dia tetap pede Corona tak mampu menumbangkannya. Dia memastikan dalam keadaan baik-baik saja. Memang dia sudah bisa mengeluarkan kata-kata simpati ke orang lain. Ia menyampaikan terima kasih kepada para pendukungnya. “Saya tidak akan melupakannya,” kata dia. 

Trump juga memastikan semuanya baik-baik saja. “Kami akan memastikan semuanya berjalan dengan lancar. Ibu Negara juga baik,” ungkap Trump, kemarin. 

Berita Terkait : Trump dan Istri Kena Corona, Pasar Saham AS Anjlok

Sekretaris Pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany mengatakan, Trump akan dirawat selama beberapa hari atas rekomendasi dari tim dokter kepresidenan. Ia menyebut Trump tetap berada dalam kondisi yang bersemangat dan bekerja sepanjang hari. “Dia hanya mengalami gejala ringan,” ungkapnya. 

Meski begitu, sejumlah media terkemuka di AS seperti CNN dan ABC yang mengutip pernyataan seorang pejabat tinggi Gedung Putih, mengabarkan hal lain soal kondisi Trump. Presiden berusia 74 tahun itu disebut dalam kondisi kelelahan, sesak napas, demam, menggigil, dan batuk-batuk. 

CNN menyebut setelah dipindahkan ke RS, kondisi Trump nampaknya lebih serius dari perkiraan. Spekulasi ini muncul lantaran capres dari Partai Republik itu berada dalam kategori berisiko tinggi terkait dampak Covid-19. Yakni, usia Trump yang sudah 74 tahun, punya kelebihan berat badan dan berjenis kelamin laki-laki. Tiga ciri yang dimiliki Trump, selama ini tercatat paling rentan mengalami kondisi buruk saat terkena Covid-19. 

Berita Terkait : Kita Masih Jago Lho...

Meski Trump sudah dirawat karena Corona, tak ada perubahan di pemerintahan. Belum ada pengalihan kekuasaan ke Wakil Presiden, Mike Pence. Padahal sesuai konstitusi AS, jika Presiden sakit dan tidak bisa menjalankan tugasnya, maka dia dapat menyerahkan kekuasaannya kepada Wakil Presiden untuk sementara. Bila itu dilakukan Trump, maka Mike Pence akan menjadi penjabat presiden untuk sementara. 

Sementara itu, capres asal Demokrat Joe Biden yang sempat melakukan kontak dengan Trump mengakui negatif Corona. Hal itu diketahui usai Biden menjalani tes dan hasilnya negatif. Biden menyampaikan ucapan terima kasih kepada pendukungnya dan mengingatkan agar terus mematuhi protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. 
 Selanjutnya