Dark/Light Mode

Menaker Ida: Industri Kreatif Mampu Hadapi Tantangan Pandemi

Jumat, 23 Juli 2021 11:45 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah

RM.id  Rakyat Merdeka - Dampak pandemi Covid-19 melumpuhkan seluruh sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Termasuk sektor industri kreatif. Kendati demikian, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah masih meyakini, industri kreatif mampu menghadapi tantangan pandemi ini dengan cara-cara yang kreatif.

"Bukan industri kreatif namanya kalau tidak bisa menghadapi tantangan pandemi Covid-19 dengan cara-cara yang kreatif," kata Ida, saat menjadi narasumber pada Podcast oleh Vokraf secara virtual, Kamis (22/7).

Berita Terkait : Menaker Harap 18 Pejabat Yang Baru Dilantik Tancap Gas

Menurutnya, dalam menghadapi tantangan pandemi, terdapat tiga hal yang perlu terus diupayakan oleh industri kreatif. Pertama, memanfaatkan teknologi dan informasi. Ia menjelaskan, pelaku industri kreatif dituntut adaptif dalam mengembangkan dan menyalurkan karya-karyanya melalui pemanfaatan teknologi dan informasi.

"Sikap adaptif terhadap perubahan dengan memanfaatkan teknologi dan informasi akan memegang peranan penting bagi masa depan industri kreatif," tegas Ida.

Berita Terkait : Kemnaker Minta Perusahaan Cegah PHK Di Tengah PPKM Darurat

Kedua, industri kreatif harus pintar-pintar berkolaborasi. Kolaborasi merupakan salah satu cara paling populer untuk saat ini. Sebab dalam skema kolaborasi, antar pelaku industri kreatif dapat berbagi ide dan sumber daya yang dimiliki, dengan tujuan memperkuat karya kreativitas masing-masing.

Terakhir, pelaku industri kreatif harus mampu meningkatkan kompetensi dan memanfaatkan fleksibilitas. Sifat kreatif dan inovatif akan muncul jika memiliki kompetensi dan keterampilan. "Karenanya, kompetensi dan keterampilan pelaku industri kreatif harus terus diasah," ujar politisi PKB itu.
 Selanjutnya