Dark/Light Mode

Tinjauan Haji Dalam Berbagai Dimensi Spiritual (15):

Batas Tanah Haram, Kota Berkah

Rabu, 20 Juli 2022 06:29 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Menurut Imam Al-Gazali, wilayah paling berkah ialah yang paling dekat dengan Ka’bah. Ia menggambarkan bah­wa Ka’bah adalah pusat grafitasi spiritual. Semenjak Ka’bah dibangun tidak pernah berhenti diputari oleh manusia dan makhluk spiritual seperti jin dan malaikat. Mereka juga ikut berthawaf di sekeliling Ka’bah. Ibarat sebuah turbin yang selalu hidup dan aktif mengalirkan dan memancarkan energy batin. Energi di sekitarnya bisa meluruskan jalan pikiran yang bengkok, melunakkan hati yang keras, dan memutihkan hati yang kotor.

Baca juga : Menyingkap Misteri Hijir Ismail

Energi Ka’bah juga bisa menyedot dan menghisap para jamaah haji dan umrah ke dalam lingkaran pusat magnit spiritual. Seolah-olah pusat magnit ini mampu menyedot se­luruh dosa dan kotoran para tamu Allah Yang Maha Pengasih (dhuyuf al-Rahman). Wajar jika dikatakan di dalam hadis Nabi bahwa satu shalat di samping Ka’bah sepadan dengan 100.000 kali shalat di luarnya. Orang yang shalat di dalam radius inner circle Ka’bah bagaikan berada di dalam lautan berkah. Inilah sesungguhnya yang disebut dengan Makkah yang penuh berkah, sebagaimana disebutkan dalam ayat di atas.

Baca juga : Menyingkap Misteri Multazam

Banyak jamaah haji dan umrah sepertinya memegang pendapat Imam Al-Gazali. Mereka tidak memperdulikan panas terik demi mencapai pelataran bagian dalam Ka’bah. Sekalipun harus berdesak-desakan. Dalam musim haji terkadang kita menyaksikan orang-orang bergantian sujud karena begitu padatnya jamaah di sekitar Ka’bah.

Baca juga : Misteri Maqam Ibrahim

Padahal, jika orang mau berpegang kepada petunjuk yang diperoleh Ibn Arabi, maka shalat di dalam pelataran Ka’bah atau shalat di masjid-masjid lain di dalam Kota Suci Mekkah sama saja. Masalahnya adalah soal perasaan. Bagaimanapun mengh­adap dan sekaligus menyaksikan Ka’bah secara fisik jauh lebih khidmat ketimbang hanya sahalat dengan menghadap ke arah Kiblat. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.