Dark/Light Mode
Menggagas Fikih Siyasah Indonesia (90)
Mencontoh Ketegasan Umar Ibn Khathab Terhadap Korupsi
Tausiah Politik
Sebelumnya
Dua contoh di atas cukup bagi kita untuk menyimpulkan bahwa pantas Khalifah Umar ibn Khathab dikenang di dalam sejarah. Pantas ekspansi dan futuhat-nya diterima baik di seluruh negeri yang dikunjunginya, karena ia adalah sosok khalifah fro-rakyat. Di mana negeri didatangi Umar di situ ia disambut dengan hati yang gembira, sekalipun agama masyarakat itu berbeda dengan agama Umar.
Pengalaman ekspedisi Khalifah Umar mengunjungi Yerusalem, warga setempat lansung menjalin kerjasama dengan Khalifah Umar dengan menandatangani persepakatan yang terkenal dengan Piagam Aelia.
Baca juga : Mencontoh Ketegasan Nabi Terhadap Korupsi (2)
Inti perjanjian itu Khalifah Umar dianggap sebagai tokoh pembebas warga Kristen lokal Yerusalem dari warga Kristen Romawi-Byzantium yang menguasai mereka sejak lama. Warga Kristen local lebih rela dipimpin Khalifah Umar yang muslim ketimbang kaki-tangan Raja Romawi-Byzantium yang Kristen. Masyarakat setempat lebih memilih taat kepada Piagam Aelia ketimbang mengakui hasil Konsili Kalsedon, yang dihasilkan Kristen Roma-Byzantium.
Pada saat bersamaan Kristen lokal Aelia juga membenci kaum Yahudi dan kuil Solomon mereka dijadikan tempat pembuangan sampah. Perjanjian Aelia memberikan jaminan eksistensi terhadap tiga agama dominan sebelumnya yaitu Yahudi, Kristen lokal, Keristen Orthodox Romawi- Byzantium, dan tentu saja ditambah dengan Islam.
Baca juga : Mencontoh Ketegasan Nabi Terhadap Korupsi (1)
Pribadi agung seorang Khlifah Umar lebih disukai masyarakat setempat, sekalipun berbeda agama. Meskipun representative Raja Kristen Romawi-Bizantium seagama dengan mereka, tetapi perilaku sehari-hari mereka korup dan penuh kedhaliman, maka wajar kalau mereka memilih dipimpin oleh seorang yang berkepribadian seperti Umar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.