Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Teologi Lingkungan Hidup (57)
Belajar dari Kosmologi Budha (1)
Tausiah Politik
Sebelumnya
Konsep keserasian manusia dan lingkungan hidup betul-betul dirasakan sebagai sesuatu yang amat membahagiakan, bahkan lebih nikmat dari pada kehidupan di Istana yang gemerlapan.
Penyatuan dengan alam adalah puncak dari segala puncak keindahan hidup, meskipun tidur beralaskan rumput dan beratapkan langit. Hujan yang membasahi bumi, termasuk membasahi tubuhnya dirasakan seperti tumbuhan lain yang mendambakan air hujan itu.
Baca juga : Belajar dari Kosmologi Hindu (4)
Malam yang gelap menambah khidmatnya alam semesta. Siang terang juga menambah sempurnanya penampakan alam semesta. Ia sangat sayang dengan lingkungan hidup di hutan belantara. Ia tidak merasa terancam dengan kehadiran binatang buas seperti singa, harimau, dan ular karena ia menganngap mereka adalah sahabat spiritualnya.
Sebagai anak yang cerdasa, ia terus melakukan semedi dan mendalami arti dan makna kehidupan. Pada suatu pagi, ia mengalami pengalaman mistis yang sangat menarik. Ia menyaksikan sebuah cahaya misteri. Cahaya itu mengajari dirinya berbagai kearifan, sebagaimana diungkapkan di dalam Dhammapada, salahsatu kitab penting dalam agama Budha.
Baca juga : Belajar dari Kosmologi Hindu (3)
Sidharta Gautama kemudian menjadi sosok yang maha penting dalam agama Budha, bahkan ada yang mengatakan lebih mulia daripada Dewa, namun tetap sebagai manusia yang bukan dewa dan bukan Tuhan. (Bersambung)
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 12 November 2023 dengan judul "Teologi Lingkungan Hidup (57), Belajar dari Kosmologi Budha (1)"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.