Dark/Light Mode

Teologi Lingkungan Hidup (113)

Resakralisasi Alam Semesta: Awal Desakralisasi Alam Semesta (1)

Jumat, 19 Januari 2024 05:30 WIB
Nasaruddin Umar
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Di Perancis muncul Rene Descartes (1596-1650), sebagai seorang matematikawan mendasarkan pandangannya di dalam dunia filsafat dan teologi. Ia berpendapat hanya melalui pendekatan matematika manusia bisa memperoleh informasi akurat tentang alam semesta. Seorang ilmuan harus mengosongkan pikirannya dari wahyu dan tradisi kepercayaan, bahkan termasuk tidak boleh mempercayai bukti yang diturunkan dari inderanya, karena Indera pun bisa menipu, seperti mata melihat pinsil yang dicelupkan di gelas berisi air kelihatan bengkok, ujung rel kereta api kelihatan menyatu, dan langit memagari laut.

Baca juga : Resakralisasi Alam Semesta: Memperbaharui Sistem Teologi (2)

Puncak pikiran Rene Descartes ialah “cogito ergo sun” (aku berfikir maka akua da). Ini artinya pendapat dan nilai yang berasal dari luar diri manusia, termasuk wahyu yang dari Tuhan, tidak bisa dipastikan. Pikiran manusia itu oto­nom, tidak boleh disangkutpautkan dengan nilai-nilai yang bersal dari luar dirinya. Alam semesta dianggap tidak ber­nyawa, tidak berakal, tidak bertuhan, dan dengan demikian alam tidak bisa mengatakan kepada manusia tentang Tuhan. Tugas para saintis harus menyingkirkan mitos-mitos di sekitar alam semesta. Peristiwa-peristiwa alam hanyalah merupakan fenomena hal yang biasa dan tidak terkait dengan kekuatan dari luar diri alam itu sendiri. Dan dengan demikian alam semesta tidak perlu disakralkan bahkan perlu dilakukan desakralisasi alam semesta untuk kemanusiaan.

Baca juga : Resakralisasi Alam Semesta: Memperbaharui Sistem Teologi (1)

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 19 Januari 2024 dengan judul "Teologi Lingkungan Hidup (113), Resakralisasi Alam Semesta: Awal Desakralisasi Alam Semesta (1)"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.