Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - 4. Dalam kitab Ihya’ ’Ulumuddin karya monumental Imam Al-Gazali ada suatu bab khusus tentang pentingnya seni dalam Islam. Ia mendasarkan pandangannya pada beberapa event penting pada masa Rasulullah selalu diisi dengan seni musik, seperti membiarkan orang melantunkan nyanyian dan syair ketika menunaikan ibadah haji.
Baca juga : Fungsi Masjid Nabi (18): Pertunjukan Seni (1)
Ketika prajurit melangsungkan peperangan, dilantunkan tembang-tembang perjuangan untuk memotivasi prajurit di medan perang.
Baca juga : Mengenal Siyasah Syar`iyyah
Nyanyian yang dilantunkan merasakan kesedihan karena dosa yang telah diperbuat, seperti dikutip Nabi Adam dan Nabi Dawud menangisi dosa dan kekeliruannya dengan ungkapan-ungkapan khusus.
Baca juga : Fungsi Masjid Nabi (17): Rumah Perdamaian (2)
Nyanyian untuk mengiringi acara-acara kegembiraan seperti suasana Hari Raya, hari perkawinan, acara ‘aqiqah dan kelahiran anak, acara khitanan, pulangnya para perantau, dan khataman Al-Qur’an.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya