Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Bolehkan Tarawih Di Metaverse, Ini Tanggapan Pakar Komunikasi Unair
Sabtu, 16 April 2022 22:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Isu tarawih metaverse ramai diperbincangkan menyusul pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang merencanakan simulasi ibadah haji di metaverse.
Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (UNAIR) Prof Rachmah Ida menyatakan, salat tarawih tidak bisa dilakukan di dalam dunia metaverse.
Baca juga : Obral Sertifikat Halal Gratis Bagi UMK, Ini Alasan Kemenag
Rachmah Ida menjelaskan, ia setuju dengan pendapat MUI bahwa metaverse boleh digunakan jika untuk simulasi ibadah belaka seperti haji. Hal ini penting agar memudahkan para jemaah nantinya ketika berada di Makkah dan Madinah.
Ida lantas menjelaskan, ada yang salah kaprah dalam masyarakat soal bagaimana teknologi dan perkembangannya, serta pemahaman terkait dengan agama. Menurutnya, penggunaan metaverse tidak kompatibel dalam tarawih, sebab di dalamnya ada avatar.
Baca juga : Kunker Brebes, Jokowi Serahkan Bansos Di Pasar Tanjung Dan Pasar Bulakamba
Avatar ini, menurutnya, buatan manusia. Sedangkan ibadah seperti salat bukan sekadar gerakan belaka, tetapi melibatkan koneksi antara Tuhan dan hati manusia.
"Artinya pelaksanaannya harus hadir secara fisik karena teknologi sifatnya sekuler. Sementara agama sifatnya individual. Apalagi tarawih berkaitan dengan hukum agama islam," paparnya dikutip dari situs resmi UNAIR, Kamis (14/4).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya