Dewan Pers

Dark/Light Mode

Film Batik Girl FICUSIA Eksis Di Australia

Selasa, 22 November 2022 07:05 WIB
Pembukaan Dispora Fair oleh Diana Pratiwi (Presiden Diaspora Network Victoria), Kuncoro Waseso (Indonesian Consul General for Victoria & Tasmania), Viviene Nguyen AM (Victorian Multicultural Commision), Cr. Sophie Wade (Mayor City of Yarra). (Foto Ist)
Pembukaan Dispora Fair oleh Diana Pratiwi (Presiden Diaspora Network Victoria), Kuncoro Waseso (Indonesian Consul General for Victoria & Tasmania), Viviene Nguyen AM (Victorian Multicultural Commision), Cr. Sophie Wade (Mayor City of Yarra). (Foto Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah sukses melakukan Premier Film Batik Girl Animation: FICUSIA seri satu dan seri dua di Indonesia kemudian Lusia Efriani selaku project leader melakukan perjalanan ke Australia dalam rangka mempromosikan Batik Girl Animation Movie Roadshow.

Film Animasi ini dalam pembuatannya melibatkan 74 mahasiswa Politeknik Negeri Batam dari berbagai lintas jurusan.

Berita Terkait : Piala AFF, Timnas Bakal Gelar TC Di Bali

Sejak 2016, Lusia sudah rutin melakukan Batik Girl Roadshow dengan media promosi sebuah boneka memakai baju batik yang di produksi warga binaan perempuan di beberapa Lapas di Indonesia. Kali ini Lusia membawa sesuatu yang berbeda yaitu film animasi di mana film ini merupakan sarana kampanye anti narkoba khususnya bagi generasi muda.

Melakukan kampanye di Radio SBS di Sydney.

Pembuatan film animasi ini juga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Australia melalui Alumni Grant Scheme (AGS) yang di administrasikan Australia Awards in Indonesia.

Berita Terkait : Qarrar Firhand Naik Podium 5 Rok Cup Super Final Di Italia

Di Episode III film animasi, akan di buka dengan sebuah pesan dari Kristen Bishop (Minister-Counsellor dari Kedutaan Besar Australia di Indonesia) serta ditutup pesan Duta Besar Indonesia untuk ASEAN Derry Aman.
 Selanjutnya