Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Setelah sukses melakukan Premier Film Batik Girl Animation: FICUSIA seri satu dan seri dua di Indonesia kemudian Lusia Efriani selaku project leader melakukan perjalanan ke Australia dalam rangka mempromosikan Batik Girl Animation Movie Roadshow.
Film Animasi ini dalam pembuatannya melibatkan 74 mahasiswa Politeknik Negeri Batam dari berbagai lintas jurusan.
Baca juga : Piala AFF, Timnas Bakal Gelar TC Di Bali
Sejak 2016, Lusia sudah rutin melakukan Batik Girl Roadshow dengan media promosi sebuah boneka memakai baju batik yang di produksi warga binaan perempuan di beberapa Lapas di Indonesia. Kali ini Lusia membawa sesuatu yang berbeda yaitu film animasi di mana film ini merupakan sarana kampanye anti narkoba khususnya bagi generasi muda.
Melakukan kampanye di Radio SBS di Sydney.
Pembuatan film animasi ini juga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Australia melalui Alumni Grant Scheme (AGS) yang di administrasikan Australia Awards in Indonesia.
Baca juga : Qarrar Firhand Naik Podium 5 Rok Cup Super Final Di Italia
Di Episode III film animasi, akan di buka dengan sebuah pesan dari Kristen Bishop (Minister-Counsellor dari Kedutaan Besar Australia di Indonesia) serta ditutup pesan Duta Besar Indonesia untuk ASEAN Derry Aman.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya