Dark/Light Mode

Sah, Kawasan Condet Kini Ditetapkan Jadi Desa Kreatif

Minggu, 12 Desember 2021 20:12 WIB
Peresmian Kawasan Condet sebagai Desa Kreatif yang dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.di Balai Budaya, Kampung Kreatif Condet, Jakarta Timur, Minggu (12/12). (Foto : Istimewa)
Peresmian Kawasan Condet sebagai Desa Kreatif yang dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.di Balai Budaya, Kampung Kreatif Condet, Jakarta Timur, Minggu (12/12). (Foto : Istimewa)

 Sebelumnya 
 Lebih lanjut, Riza menjelaskan, pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor strategis perekonomian Indonesia. Hal tersebut dibuktikan bahwa Indonesia memiliki keanekaragaman panorama alam, budaya, sejarah dan karya kreatif yang tersebar di seluruh desa dari Sabang sampai Merauke.

Ini merupakan potensi yang harus dikembangkan dan diberdayakan untuk meningkatkan perekonomian lokal guna mensejahterakan masyarakat desa/kelurahan. 

Sebagaimana diketahui, Kawasan Condet memiliki keterkaitan erat dengan Budaya Betawi yang ada di Jakarta; serta memiliki tingkat potensi Budaya Religi, Edukasi, Agrowisata, Ekowisata, Seni dan juga Kearifan Lokal masyarakat yang di dukung dengan Wisata Sejarah yang sangat berlimpah.

Balai Budaya Condet yang kini menjadi tempat pelaksanaan acara, juga merupakan salah satu tempat yang menjadi potensi destinasi wisata; serta pusat bagi masyarakat terutama Pelaku Seni untuk berkarya dan mengembangkan kesenian serta kebudayaan Betawi di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

Baca juga : Luhut Kecewa Berat

“Semoga dengan ditetapkannya Condet sebagai Desa Kreatif ini wisatawan domestik ataupun mancanegara yang datang ke kawasan ini semakin banyak mendapatkan suguhan informasi dan kearifan budaya lokal khususnya Budaya Betawi; serta saya berharap Balai Budaya Condet yang ada di Kawasan Desa Kreatif mampu menjadi pusat untuk berkarya dan serta semakin aktif dimanfaarkan oleh masyarakat untuk mengembangkan kebudayaan Betawi,“ ungkap Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana pada kesempatan yang sama. 

Sementara itu, Menteri Parekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno turut mengapresiasi prakarsa Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI) dalam penyelenggaraan Sosialisasi Nasional Keputusan Menteri Parekraf tersebut.

Ia pun berharap dengan telah ditetapkannya Keputusan Menteri Parekraf tentang Pedoman Pengembangan Desa Kreatif, dapat dijadikan acuan oleh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, asosiasi, akademisi, swasta serta semua stakeholder terkait dalam mendukung pengembangan Desa Kreatif, yang salah satunya adalah Kawasan Condet.

"Alhamdulillah, Keputusan Menteri Parekraf RI (tentang) Pengembangan Desa Kreatif bisa kita laksanakan di tengah pandemi. Kita ingin segera bangkit. Kita ingin melihat sisi kreatifitas desa desa di seluruh Indonesia. Bukan hanya di luar kota tetapi juga seperti Condet ini yang ada di tengah masyarakat urban," tutur Sandi. 

Baca juga : AS Dan RI Komit Tingkatkan Keadilan Sosial Global

Untuk informasi, Desa Kreatif adalah sebuah kawasan yang terletak di wilayah administratif desa/kelurahan yang masyarakatnya telah mengembangkan produk unggulan di satu atau lebih dari 17 subsektor ekonomi kreatif yang memberikan nilai tambah dan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi desa.

Berdasarkan level pengembangannya, desa kreatif dibagi menjadi empat kategori yaitu inisiatif, produktif, inovatif dan berkelanjutan.

Pembagian kategori ini berdasarkan beberapa indikator yaitu produk, pemasaran, sumber daya manusia, pendampingan dan kolaborasi, kelembagaan, infrastruktur, teknologi digital dan finansial.

Kemenparekraf/Baparekreaf RI berkomitmen penuh menggarap program Desa Kreatif melalui pengembangan produk unggulan dan ekosistem ekonomi kreatif desa yang  yang bersinergi dengan lintas kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, asosiasi, akademisi, swasta dan semua stakeholder terkait.

Baca juga : Kasus Kecelakaan Selebgram, Politisi Senayan Minta Hakim Adil Dan Objektif

Inisiatif tersebut selaras dengan RPJMN Ekonomi Kreatif 2020 - 2024 berfokus untuk penciptaan klaster unggulan kreatif dan meningkatkan nilai tambah dan daya saing ekonomi kreatif.

Selain dapat meningkatkan taraf ekonomi desa/kelurahan, program Desa Kreatif diharapkan dapat menjunjung kearifan lokal, meningkatkan martabat dan kebanggaan desa, serta bersifat inklusif dan adil. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.