Dark/Light Mode

Cegah Jakarta Tenggelam

Pemprov Larang Gedung Tinggi Nyedot Air Tanah

Jumat, 7 Januari 2022 07:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Facebook)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Facebook)

 Sebelumnya 
Fenomena ini, kata dia, disebabkan oleh kombinasi dua faktor. Faktor utama adalah naiknya level air laut akibat pemanasan global yang melelehkan gunung es di Kutub Utara serta Selatan.

Merujuk data satelit yang dikumpulkan ITB selama 20 tahun, kenaikan permukaan air laut di perairan Indonesia diperkiraan sekitar 3-8 mm per tahun.

Baca juga : Anies: Terima Kasih Pemerintah Pusat

Sementara, faktor kedua adalah turunnya permukaan tanah akibat eksploitasi air tanah secara berlebihan. Beberapa tempat di Jakarta, seperti Muara Baru, sudah turun sedalam satu meter.

Heri menyarankan, intervensi dari Pemerintah agar ancaman Jakarta tenggelam bisa diatasi.

Baca juga : Cegah Omicron, Pemprov DKI Larang Pesta Tahun Baru

“Jika usaha Pemerintah tidak maksimal, maka pada tahun 2050 penurunannya akan mencapai empat meter,” ingatnya.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebut, penyebab Jakarta tenggelam bukan hanya kenaikan permukaan air laut. Tapi yang lebih mengkhawatirkan adalah penurunan permukaan tanah.

Baca juga : Asyik... Nikah Di Jakarta Langsung Dibikinin KTP Baru Dan KK

Dari hasil analisis data satelit terkini menunjukkan, selain Jakarta, sepanjang kawasan pesisir pantura juga mengalami penurunan permukaan tanah yang drastis.

BRIN memprediksi di tahun 2050, 25 persen kawasan Jakarta akan tenggelam dan terendam air laut. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.