Dark/Light Mode

Belajar Online, Murid Tak Kenal Teman Sekelas

Ibu-ibu Girang Jakarta Gelar PTM 100 Persen

Kamis, 31 Maret 2022 07:30 WIB
Guru memberi arahan kepada seorang siswi saat mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) SDN Pondok Pinang 01 , Jakarta , Rabu (23/3/2022). Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan siap menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen menyusul penurunan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta menjadi level dua dengan protokol kesehatan yang ketat. (ANTARA FOTO/Reno Esnir/YU).
Guru memberi arahan kepada seorang siswi saat mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) SDN Pondok Pinang 01 , Jakarta , Rabu (23/3/2022). Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan siap menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen menyusul penurunan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta menjadi level dua dengan protokol kesehatan yang ketat. (ANTARA FOTO/Reno Esnir/YU).

 Sebelumnya 
“Keterampilan dasar membaca dan menghitung mereka yang makin tertinggal,” katanya.

PTM 100 persen perlu dimulai untuk membangun ikatan antara siswa serta siswa dan guru. Menurutnya, PJJ membuat karakteristik siswa cenderung individualis dan tertutup.

Baca juga : Sebentar Lagi, DKI Bakal Terapkan PTM 100 Persen

“Kegiatan sekolah yang mengakrabkan sesama siswa terhenti dua tahun. Padahal ini penting dalam konteks relasi pedagogik dalam proses pembelajaran,” ungkap Satriwan.

Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan, pemberlakuan PTM sebenarnya bersifat kasuistik dan tidak serentak.

Baca juga : Kasus Corona Terus Turun, DPR Dorong PTM 100 Persen

“Ketika kasus mulai melandai dan ada pelonggaran dari beberapa aspek, sekolah harus segera disiapkan untuk dilakukan PTM dengan mitigasi kuat,” terang Dicky.

Namun jika kondisi memburuk, lanjutnya, harus disiapkan pembatasan.  [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.