Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Menyikapi hal ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperluas layanan kesehatan primer dengan mereaktivasi sekitar 300 ribu Posyandu di seluruh Indonesia. Reaktivasi Posyandu ini diharapkan membantu fasilitas pelayanan kesehatan yang jumlahnya masih sangat terbatas.
Baca juga : Dukcapil Genjot Layanan Adminduk Untuk Penyandang Disabilitas
”Sulit bagi Pemerintah Pusat maupun daerah untuk memberikan layanan kesehatan ke 80 ribu desa, 514 kabupaten/kota di 34 provinsi, kalau kita hanya mengandalkan Puskesmas yang jumlahnya sekitar 10 ribuan, tidak akan cukup,” ujar Menkes.
Baca juga : Cabor Renang Sumbang Lagi 1 Perak Dan 1 Perunggu
Melalui jumlah unitnya yang banyak, ditunjang dengan kader kesehatan yang terampil serta sarana dan prasarana yang baik, menurut Budi, Posyandu memiliki potensi yang sangat besar untuk memperkuat sistem kesehatan di Indonesia.
Baca juga : Jokowi Tegaskan Lagi Larangan Ekspor CPO
Kemenkes juga berupaya untuk meningkatkan jumlah sasaran yang mengunjungi Posyandu, dengan menghadirkan berbagai program-program kesehatan yang menarik, update dan info kekinian yang berorientasi pada peningkatan pola hidup bersih dan sehat sebagai investasi kesehatan masa depan. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya