Dark/Light Mode

Dukung Program Sejuta Rumah, BTN Genjot Pembiayaan Perumahan Untuk Milenial

Jumat, 22 April 2022 12:14 WIB
Foto: Dok. BTN
Foto: Dok. BTN

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN Haru Koesmahargyo menegaskan, pihaknya terus mendukung program sejuta rumah yang dicanangkan Pemerintah. Salah satunya dengan menggenjot pembiayaan perumahan untuk kalangan milenial.

Pada kuartal I-2022 ini dari total pencairan kredit perumahan yang mencapai Rp 8,4 triliun, sebesar 90 persen atau sekitar Rp 7,6 triliun mengalir ke kalangan milenial.

“Adapun sepanjang tahun 2019 hingga akhir 2021 Bank BTN telah menyalurkan KPR sebanyak 388.000 unit rumah kepada kalangan milenial,” ujar Haru dalam Paparan Kinerja Keuangan Bank BTN Kuartal I-2022 di Jakarta, Jumat (22/4).

Baca juga : Puan, Sarinah, Dan Perjuangan Kartini Masa Kini

Lebih lanjut Haru mengatakan, tumbuhnya sektor properti termasuk pembiayaan perumahan juga tidak terlepas dari keberhasilan Pemerintah yang sukses melakukan program vaksinasi nasional dan memberikan stimulus untuk mendorong pemulihan ekonomi.

"Adapun, stimulus yang diberikan Pemerintah seperti insentif PPN untuk sektor properti dan kebijakan dana PEN yang ditempatkan di perbankan nasional termasuk Bank BTN telah membuat permintaan pembiayaan rumah meningkat," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan hunian terutama khususnya generasi milenial dan Gen Z lewat program Sejuta Rumah.

Baca juga : Paramount Petals Tawarkan Rumah Menawan dengan Desain Modern yang Cozy

Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah mengatakan, selain menyediakan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tantangan lainnya ke depan adalah menyediakan rumah yang layak dan terjangkau bagi generasi milenial dan Gen Z.

Diperkirakan, jumlah generasi millenial mencapai sekitar 60 persen dari total populasi penduduk Indonesia yang lebih memprioritaskan rumah berkualitas dan terintegrasi dengan simpul transportasi umum serta memiliki kemudahan dalam memenuhi pola hidup digital.

"Karena itu, Pemerintah bersama dengan BUMN telah mengembangkan konsep Transit Oriented Development (TOD)," ujarnya.

Baca juga : Buang Arogansi Dalam Momen Ramadan Dan Perayaan Jumat Agung

Konsep ini menuntut adanya keterpaduan antara pola dan struktur ruang wilayah, seperti perumahan, fasilitas komersial, ruang rekreasi dengan sarana transportasi umum yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki yang cocok untuk generasi milenial. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.