Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kasus Di Jakarta Naik Lagi
Awas, Omicron Subvarian BA.4 Dan BA.5 Lebih Galak
Selasa, 14 Juni 2022 07:30 WIB
Sebelumnya
Riza mengimbau, masyarakat mewaspadai varian baru Covid19 ini.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia menuturkan, peningkatan kasus harian Corona diduga disebabkan oleh berbagai faktor.
“Kini makin banyak masyarakat berinteraksi, dan masyarakat yang mulai sering lepas masker, bahkan saat berada di dalam ruangan,” kata Dwi.
Baca juga : Antisipasi Omicron BA.4 Dan BA.5, Pemerintah Monitor Kapasitas RS-Obat
Selain melonggarnya kebiasaan masyarakat dalam menjaga protokol Kesehatan (prokes), Dwi menyebut, vaksinasi booster yang belum merata juga menjadi faktor lainnya penyebab meningkatnya kasus Covid-19.
“Empat orang yang terinfeksi subvarian baru, dua di antara sudah vaksin booster dan dua lainnya belum disuntik dosis ketiga,” ungkapnya.
Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth mengimbau, masyarakat mewaspadai subvarian baru ini. Namun, jangan panik dan tetap beraktivitas seperti biasa dengan tetap menerapkan prokes.
Baca juga : Menkes: Varian Baru Omicron BA.4 Dan BA.5 Sudah Terlacak Di Indonesia
Kenneth meminta, Pemprov melakukan upaya pencegahan agar subvarian itu tidak meluas.
“Mengingat angka positif Covid-19 di Jakarta semakin hari meningkat mencapai ratusan,” kata Kenneth dalam keterangan di Jakarta, Minggu (12/6).
Dia menduga, peningkatan kasus Covid-19 disebabkan masyarakat sudah bebas berinteraksi dan mulai sering lepas masker. Karena itu, politisi PDIP ini menekankan agar prokes kembali diketatkan dan vaksinasi dosis ketiga digencarkan.
Baca juga : Kasus Covid Di AS Naik Lagi, Subvarian Baru Omicron Diduga Jadi Biang Kerok
“Omicron BA.4 dan BA.5 berkemampuan untuk mereinfeksi atau infeksi ulang, dan sangat jauh lebih kuat dari BA.1 dan BA.2,” tegasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya