Dark/Light Mode

Tekan Kerugian Akibat Amukan Si Jago Merah

Relawan Damkar Disebar Ke Area Rawan Kebakaran

Jumat, 18 November 2022 07:30 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. (Foto: DPRD DKI Jakarta).
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. (Foto: DPRD DKI Jakarta).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebar 4.536 Relawan Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Ribuan Alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR). Ini dilakukan untuk mencegah dan mengurangi kerugian akibat amukan si jago merah.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, Pemprov tengah membentuk Relawan Damkar untuk mempercepat penanggulangan kebakaran.

“Saat ini sedang dilakukan pembentukan di setiap RT, RW dan kelurahan,” kata Heru saat rapat paripurna pandangan umum fraksi terkait Rancangan Perda APBD 2023 di Gedung DPRD DKI, kemarin.

Baca juga : Relawan Puan Kembali Gelar Kegiatan Sosial Di Jabar Dan Jatim

Menurut Heru, Pemprov DKI juga akan mendistribusikan APAR kepada relawan. Selain itu, Pemprov juga akan membangun dan memelihara hidran mandiri di kawasan padat hunian dan akses yang sulit dijangkau mobil pemadam kebakaran.

Seperti diketahui, DKI Jakarta memiliki 30.470 RT, 2.731 RW dan 267 Kelurahan. Namun, hanya ada 139 Pos Damkar dan minimnya personel.

“Terkait kurangnya personel Damkar, secara bertahap akan dilakukan penambahan sumber daya manusia,” ujar Heru.

Baca juga : Partai Garuda: Pemungutan Suara Lewat Pos Rawan Disalahgunakan

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Satriadi menerangkan, pihaknya telah berkolaborasi dengan Universitas Indonesia (UI) selama satu tahun ini untuk menggodok kajian pembentukan 4.536 Relawan Damkar. Relawan akan disebarkan di 398 RW rawan kebakaran.

Menurut Satriadi, pembentukan Relawan Damkar ini dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 364.1-306 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran.

Pemprov juga memiliki variabel untuk menentukan daerah itu prioritas atau tidak. Misalnya, jauh dari masyarakat, padat dan jalan sempit. Itu termasuk variabel daerah rawan kebakaran.

Baca juga : Gerindra Senang Bukan Kepalang

Satriadi bilang, nantinya ribuan relawan ini akan dilatih menggunakan APAR sebagai langkah awal pertolongan jika terjadi kebakaran di wilayahnya. Selain itu, Relawan Damkar diharapkan mampu memberikan penyuluhan mitigasi bencana kebakaran kepada warganya.

Hal ini dilakukan, karena masalah kebakaran tidak mungkin ditangani Pemprov sendiri. Perlu keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dari bencana tersebut.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.