Dark/Light Mode

Tekan Kerugian Akibat Amukan Si Jago Merah

Relawan Damkar Disebar Ke Area Rawan Kebakaran

Jumat, 18 November 2022 07:30 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. (Foto: DPRD DKI Jakarta).
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. (Foto: DPRD DKI Jakarta).

 Sebelumnya 
Satriadi juga siap membuat aplikasi untuk mengontrol keaktifan para relawan serta pengawasan dan kelayakan ribuan APAR yang tersebar di lima wilayah. Mengingat, anggaran untuk alat ini tidak sedikit, yakni Rp 11,8 miliar.

Rinciannya, alokasi anggaran APAR untuk 623 relawan di Jakarta Pusat sebesar Rp 1,6 miliar. Kemudian, 424 relawan di Jakarta Utara sebesar Rp 1,1 miliar. Lalu, 1.002 relawan di Jakarta Barat Rp 2,7 miliar, 864 relawan di Jakarta Selatan Rp 2,2 miliar dan 1.623 relawan di Jakarta Timur Rp 4,2 miliar.

“Dengan adanya aplikasi, relawan bisa melaporkan apakah rusak, atau kosong, agar bisa langsung kita isi,” katanya.

Baca juga : Relawan Puan Kembali Gelar Kegiatan Sosial Di Jabar Dan Jatim

Jadi, ketahanan wilayahnya terkait bencana kebakaran akan termonitor terus. Pihaknya juga menjamin bahwa alat yang diberikan siap siaga.

“Jangan sampai nanti mereka butuh pengisian APAR tapi susah,” imbuhnya.

Data Dinas Gulkarmat DKI Jakarta menyebutkan, dalam lima tahun terakhir ada 8.004 kebakaran di Ibu Kota. Rinciannya, ada 1.751 kejadian pada 2018, 2.161 kebakaran pada 2019.

Baca juga : Partai Garuda: Pemungutan Suara Lewat Pos Rawan Disalahgunakan

Kemudian, sebanyak 1.501 kejadian pada 2020, 1.532 kejadian pada 2021 dan 1.059 kejadian pada Januari-September 2022.

Penyebab kebakaran itu, korsleting sebanyak 4.829 kejadian atau 60 persen, 1.180 kejadian atau 14 persen akibat membakar sampah, 859 kejadian atau 10,7 persen kebocoran gas, 804 kejadian atau 10,4 persen, akibat rokok 295 kejadian atau 3 persen dan akibat lilin 37 kejadian atau 0,4 persen.

Menurut Satriadi, korsleting terjadi lantaran banyak warga yang masih menggunakan listrik dengan instalasi yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Baca juga : Gerindra Senang Bukan Kepalang

Selain itu, kualitas peralatan yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), bahkan kerap ditemukan pencurian listrik.

Satriadi menjelaskan, pemadaman kebakaran terkendala minimnya sumber air yang tersedia. Memang ada 1.213 hidran di seluruh Jakarta, namun hanya sekitar sepertiga atau 421 hidran yang berfungsi sempurna.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.