Dark/Light Mode

Jakarta Tetap Diistimewakan, Anies Percaya Jokowi

Rabu, 28 Agustus 2019 07:50 WIB
Presiden Jokowi (kanan) dan Gubernur DKI Anies Baswedan (keempat kanan) saat membahas pemindahan Ibukota ke Kalimantan Timur, Senin (26/8). (Foto: Twitter Jokowi).
Presiden Jokowi (kanan) dan Gubernur DKI Anies Baswedan (keempat kanan) saat membahas pemindahan Ibukota ke Kalimantan Timur, Senin (26/8). (Foto: Twitter Jokowi).

RM.id  Rakyat Merdeka - Ibukota bakal pindah ke Kalimantan Timur, namun pembangunan di Jakarta tetap berlanjut. Pembenahan sistem transportasi, perumahan, tata kota, dan lain-lainnya, tidak akan dihentikan.

Gubernur DKi Jakarta, Anies Baswedan sangat percaya, Presiden Jokowi tetap berkomitmen mengistimewakan provinsi yang pernah dipimpinnya itu.

“Beliau (Jokowi) menegaskan komitmen untuk pembangunan Jakarta tidak berubah. Jalan terus,” ucap Anies, di balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, kemarin.

Jakarta memiliki 4 rencana pembangunan besar. Anies menyebutnya, urban region. yaitu soal perumahan, transportasi, air bersih, dan pengelolaan air limbah.

Baca juga : Ibukota Pindah Ke Kalimantan, Telkomsel Perkuat Jaringan

Dalam hal transportasi, Anies mencontohkan pembangunan bisa berbentuk peningkatan layanan kereta api, bus, hingga mikrobus.

“Kemudian juga untuk pembangunan fasilitas utilitas di kita,” jelas dia. Anies melihat, Pemerintah Pusat serius dalam melakukan pembangunan ini. Buktinya, dia sudah duduk bersama dengan sejumlah kementerian untuk membahas teknis dan anggarannya.

“Selasa pekan lalu, kami rapatkan di Kantor Wapres bersama Ibu Menteri Keuangan, Bapak Menteri Bappenas, Menteri Perhubungan, dengan Pemprov DKI. Sudah sampai level teknis. Teknis itu artinya, anggaran-anggaran per item sudah ada.

Kemudian sumbernya 4, ada APBD, APBN, ada investasi, ada (APBU) kerjasama,” terangnya.

Baca juga : KPK: Kami Percaya Presiden Jokowi

Pembangunan tersebut dibagi 3 fase yakni 2019 - 2022, 2022 - 2025, dan 2025 - 2030. Targetnya, semua pembangunan itu tuntas pada 2030.

“Tetap targetnya dibagi 3 fase,” ucap Anies. Saat mengumumkan pemindahan ibukota, Jokowi juga menegaskan bahwa Jakarta tetap diistimewakan.

Jokowi menyebut, Jakarta akan menjadi pusat bisnis dan perdagangan. “Jakarta akan tetap menjadi prioritas pembangunan dan jadi pusat bisnis, perdagangan, jasa berskala regional dan global,” kata Jokowi, waktu itu.

Jokowi juga tidak ragu saat memastikan usulan dari Pemprov DKI tentang rancangan anggaran untuk pembangunan infrastruktur hingga 2030 tetap akan direalisasikan.

Baca juga : Mata, Hati dan Pikiran Jokowi Selalu ke Papua

“Rencana DKI Jakarta lakukan urban yang dianggarkan Rp 570 triliun tetap dijalankan,” imbuh Jokowi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.