Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hari Pertama Ganjil Genap Di Jalanan Jakarta
Penumpang Numpuk di Halte Transjakarta dan Stasiun KA
Selasa, 4 Agustus 2020 06:27 WIB
Sebelumnya
MRT Normal
Kondisi di sejumlah stasiun dan kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta pun nampak lengang. Sebab, sudah untuk diantisipasi lonjakan penumpang dengan melakukan beberapa perubahan jadwal. Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda) Muhammad Effendi menegaskan, layanan jam operasional MRT Jakarta diperpanjang sampai pukul 22.00.
Jam operasional MRT di waktu weekdays mulai pukul 05.00 sampai dengan pukul 22.00 dan weekend dari pukul 06.00 sampai dengan 20.00. Untuk jarak antar kereta atau headway pada week- days tiap lima menit pada jam sibuk (07.00 hingga 09.00 dan 17.00 hingga 19.00).
Baca juga : Transjakarta Apa Sanggup Atasi Antrean Penumpang
Selanjutnya setiap 10 menit untuk jam non sibuk. Sementara untuk weekend headwaynya tiap 20 menit. Pembatasan jumlah penumpang juga dilakukan yakni antara 62 hingga 67 orang per kereta atau 390 orang per rangkaian kereta. “Kami juga tetap memastikan seluruh protokol kesehatan diterapkan dengan ketat,” tandas Effendi.
Stasiun KRL Penuh Sejumlah stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek atau Commuter Line terlihat sangat padat. Antrean penuh saat pagi. Seperti di Stasiun Bekasi, antrean mengular hingga parkiran sampai pukul 06.30.
Namun, kondisi terpantau tertib. Jalannya antrean pun cepat, tak menunggu lama. Sejumlah penumpang KRL yang beralih dari mobil pribadi menyayangkan aturan ganjil genap diterapkan di Jakarta.
Baca juga : Dari Hong Artha, KPK Gali Aliran Uang Suap Selain ke Amran dan Damayanti
“Biasanya naik mobil sendiri. Ngerasa lebih aman, kan gak berinteraksi sama orang. Ini kan harus antre, di dalam kereta juga lumayan padat. Walaupun tetap ada jaga jarak, tetapi tetap khawatir. Apalagi kasus positif masih naik,” ungkap Agus, warga Bekasi Utara, yang berkerja di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat ini.
Selain itu, dia harus memarkirkan mobilnya di Stasiun Bekasi. Tarif parkir mobil di Stasiun Bekasi Rp 6 ribu untuk satu jam pertama. Untuk jam berikutnya Rp 3 ribu per jam. Sementara tarif maksimal parkir mobil adalah Rp 20 ribu, sedangkan tarif inap Rp 25 ribu. “Dievaluasi ganjil genap. Selain itu,KRL ditambah, terutama di Sasiun Bekasi dan Stasiun Bogor,” saran dia.
Vice President Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba menyatakan, jumlah pengguna Commuter Line kemarin pagi relatif stabil. Jumlah pengguna hingga pukul 07.00 WIB, tak berbeda jauh dengan Senin pekan lalu.
Baca juga : Kawasan Utara Jakarta Akan Makin Tenggelam
Meski kemarin bertepatan dengan hari kerja pertama usai libur akhir pekan panjang Idul Adha, dan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi yang menerapkan kembali aturan ganjil genap di 25 ruas jalan di Ibu Kota. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya