Dark/Light Mode

Perayaan HUT Ke-75 RI Tanpa Kemeriahan

Larangan Nggak Lomba Dipatuhi, Tapi Warga Kok Ogah Pake Masker

Selasa, 18 Agustus 2020 06:53 WIB
Petugas bersama warga berhenti aktivitas selama tiga menit di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (17/8) saat detik-detik Proklamasi. (Foto : Rakyat Merdeka/Dwi Pambudo)
Petugas bersama warga berhenti aktivitas selama tiga menit di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (17/8) saat detik-detik Proklamasi. (Foto : Rakyat Merdeka/Dwi Pambudo)

 Sebelumnya 
Warga lainnya, Hardi berceloteh, jika saja warga Jakarta sepatuh ini dalam menerapkan protokol kesehatan, tentu pandemi corona bisa ditangani dari awal. Tidak separah ini penularannya di Jakarta. “Larangan lomba Agustusan dipatuhi, tetapi kok masih ogah memakai masker,’’ gerutu Hardi.

Lurah Sudah Keliling 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah melarang warganya melakukan kegiatan yang dapat mengumpulkan massa di tengah pandemi Covid-19 seperti lomba Agustusan. Bila dilanggar akan ditindak.

Baca juga : Peringati HUT RI ke-75, Menpora Harap Masyarakat Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi

“Pak Lurah, Bu Lurah sudah keliling, dan saya minta warga untuk ikut mengawasi. Kelurahan nanti akan menindak mereka yang tetap nekat melaksanakan lomba,” kata Anies usai upacara HUT ke-75 RI di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin.

Dalam arahannya sebagai pem bina upacara, Anies menyampaikan pesan agar jajaran Pemprov DKI Jakarta menomorsatukan keselamatan dan kesehatan masyarakat. Menurut Anies, peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 RI ini merupakan momen spesial untuk kembali memaknai perjuangan para pendiri bangsa.

Bekas Mendikbud itu menga- preasi seluruh lapisan masyarakat yang telah berjuang bersama dengan tabah melewati pandemi ini. Ribuan petugas di lapangan yang memastikan mereka yang terdampak wabah akan mendapat bantuan serta memastikan layanan masyarakat tetap bisa berjalan. Juga kepada guru-guru yang terus menyemangati dan menginspirasi siswa dari kejauhan.

Baca juga : Heran, Masih Banyak Warga Cuek Nggak Pake Masker

“Untuk para pengusaha kecil menengah berusaha bertahan demi terus memberi penghidupan pada karyawan,’’ ungkap Anies.

Para ilmuwan, lanjutnya, bekerja mencari solusi menghadapi wa bah dan memberikan panduan bagi para pengambil kebijakan. Begitupun para aparat kepolisian maupun tentara memastikan hadirnya rasa aman, dan lain sebagainya.

‘’Peringatan ini menjadi saat di mana kepahlawanan kembali bermunculan di sekitar kita. Saat di mana kita saksikan, ribuan dokter, perawat, seluruh tenaga kesehatan, tanpa ragu meletakkan dirinya sebagai benteng pertahanan terakhir melawan pandemi. Sebagian tinggalkan keluarganya untuk selamanya, gugur dalam perjuangannya menyelamatkan saudara- saudara sebangsa. Allah syahidkan mereka, Insya Allah,” papar Anies.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.