Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Perayaan HUT Ke-75 RI Tanpa Kemeriahan
Larangan Nggak Lomba Dipatuhi, Tapi Warga Kok Ogah Pake Masker
Selasa, 18 Agustus 2020 06:53 WIB
Sebelumnya
Satpol PP Patroli
Satpol PP DKI Jakarta sebelumnya juga berjanji akan membubarkan kegiatan warga yang berpotensi menyebabkan kerumunan. Sudah beberapa hari sebelum 17 Agustus, petugas Satpol PP berpatroli di seluruh wilayah mengantisipasi kegiatan berpotensi menyebabkan kerumunan.
Berdasarkan Seruan Gubernur DKI nomor 14 tahun 2020 warga diminta untuk tidak melakukan perayaan HUT RI yang berpotensi mengumpulkan massa dan kerumunan warga seperti lomba- lomba, panggung hiburan musik, hingga pawai.
“Akan dilakukan langkah- langkah penghalauan serta pembubaran dengan koordinasi ber sama perangkat lurah, RT RW, tokoh masyarakat setempat secara humanis dan persuasif,” ujar Kepala Satpol PP DKI Arifn dalam keterangan tertulisnya.
Baca juga : Peringati HUT RI ke-75, Menpora Harap Masyarakat Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi
Arifin menambahkan, untuk tahun ini warga juga diimbau memperingati Kemerdekaan RI di rumah bagi yang masih berkegiatan harus berpedoman pada protokol kesehatan agar terhindar dari penularan Covid-19.
“Tetap merayakan Kemerdekaan RI yang ke-75 dengan tanpa mengurangi nilai-nilai semangat kebangsaan dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ujarnya.
Ruang Rawat Menipis
Kasus harian positif Covid-19 terus melonjak di Jakarta. Berdasarkan data Minggu (16/8), Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) seba nyak 6.235 spesimen.
Baca juga : Heran, Masih Banyak Warga Cuek Nggak Pake Masker
Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.992 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 518 positif dan 4.474 negatif. Dari 518 kasus tersebut, 31 kasus adalah data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan.
Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 47.353. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 40.338. Jumlah kasus aktif di Jakarta sebanyak 8.851 orang yang masih dirawat atau isolasi.
Sedangkan, jumlah kasus konfrmasi secara total di Jakarta per Minggu (16/8) sebanyak 29.554 kasus. Dari jumlah tersebut, 19.708 orang dinyatakan sembuh (66,7 persen) , dan 995 orang meninggal dunia (3,4 persen).
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 5,9 persen. Lonjakan kasus juga telah menyedot ruang isolasi dan ruang Intensive Care Unit (ICU) di sejumlah rumah sakit di Ibu Kota.
Berdasarkan data yang dilaporkan Pemprov DKI Jakarta pada 14 Agustus 2020, ruang isolasi yang totalnya berjumlah 4.456 unit di 67 RS rujukan, telah terpakai 66 persen. Sisanya hanya, 34 persen. Sementara untuk ruang ICU, kapasitasnya sudah tersedot 70 persen, dari total tempat tidur ICU yang berjumlah 483 unit di 67 RS rujukan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, pihaknya akan terus memperketat kegiatan-kegiatan yang berpotensi mendatangkan kerumunan di ruang publik di masa perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi ini. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya