Dark/Light Mode

Demo Rentan Kerek Jumlah Warga Terpapar Corona

Penularan Bisa Tembus 8 Ribu Orang Per Hari

Sabtu, 10 Oktober 2020 07:41 WIB
Demo tolak UU Cipta Kerja di kawasan Harmoni, Jakarta, Kamis (9/10). (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Demo tolak UU Cipta Kerja di kawasan Harmoni, Jakarta, Kamis (9/10). (Foto: Khairizal Anwar/RM)

 Sebelumnya 
Staf pengajar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) itu memprediksi, jika gelombang demonstrasi terus berlangsung, diperkirakan penambahan kasus harian bisa mencapai 8.000 orang per hari. Sebab, risiko penularan dalam aksi unjuk rasa sangat tinggi.

Selain protokol kesehatan diabaikan, Orang Tanpa Gejala (OTG) terpapar Corona tidak terlacak.

Hal itu sudah terlihat dari, banyaknya pendemo yang menunjukkan hasil reaktif saat rapid test. Itu belum termasuk para OTG yang tak terdeteksi.

Baca juga : Takut Terpapar Corona Warga Ogah Mengungsi

Dia menuturkan, jika demo berlanjut, nasib Indonesia akan sama seperti Amerika Serikat (AS). Di negara adidaya itu, angka warga terpapar Corona naik tajam akibat terjadi demo besar-besaran menentang diskriminasi ras kulit hitam yang berlangsung lama.

Jika demo beruntun di Indonesia, lanjut Tri, hingga Desember 2020, kasus positif di Indonesia bukan tidak mungkin mencapai 1 juta orang.

“Mudah-mudahan tidak tinggi. Perkiraan saya, 5.000 atau 6.000 orang per hari. Itu adalah peningkatan 1,5 kali lipat. Tapi kalau demo berlanjut, saya bayangkan dua kali lipat, yakni 8.000 orang per hari. Semoga tidak terjadi ya,” harapnya.

Baca juga : Tambah 822 Kasus, Total Pasien Corona Di Jakarta Tembus 80.036 Orang

Tri menyarankan, pemerintah mempercepat dan memperbanyak penelusuran kontak atau tracing dari para pendemo yang ditangkap serta secepatnya pula dilakukan isolasi.

Pendemo Reaktif & Positif

Kepolisian Resor Jakarta Barat (Polres Jakbar) melakukan tes swab terhadap 96 remaja yang ingin ikut demonstrasi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.