Dark/Light Mode

Sering Dikibulin Pengusaha Hiburan Malam

Satpol PP Gelar Razia Sampai Pagi Dini Hari

Selasa, 2 Maret 2021 06:00 WIB
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin. (Foto: Istimewa)
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Dalam razia pukul 00.15 WIB itu, salah satu pengunjung selebgram Millen Cyrus terjaring razia. Dan, hasil tes urin yang bersangkutan positif mengandung benzodiazepine.

Serupa dengan THM di Jak­bar, Bar Brotherhood juga pakai modus seolah-olah tidak beroperasi untuk mengelabui petugas. Lampu di bagian luar bar mati dan suasana sepi.

“Kondisi Brotherhood awal mulanya tempatnya tertutup gelap. Tenyata mereka buka melalui pintu samping,” ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Mukti Juharsa.

Baca juga : Gempa M4.6 Guncang Sukabumi, Getaran Terasa Sampai Pangandaran

Selain Millen Cyrus, lanjutnya, ada tiga pengunjung lain juga positif mengkonsumsi Benzo­diazepines alias Benzo. “Kami pasang ,police line, juga karena ada narkotika di sini,” kata Mukti.

Pengawasan Lemah

Anggota DPRD DKIJakarta, Lukmanul Hakim meminta, agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera menindak tegas THM yang bandel. Yakni, dengan memberikan sanksi berat.

Baca juga : Warga Jakarta Tak Kapok Berkerumun

“Jangan menunggu kasusnya ramai baru ditutup. Kalau sudah bandel, langsung sikat aja. Tutup permanen kalau perlu,” kata Lukmanul Hakim di Jakarta, Sabtu (27/2).

Dia menduga, ada banyak THM menyamarkan usahanya sebagai restoran guna mengakali perizinan agar tetap bisa beroperasi selama PSBB berlangsung. Menurutnya, modus itu terjadi tak lepas dari dampak lemahnya pengawasan terhadap perizinan usaha di Jakarta.

“Perizinan usaha di Jakarta itu lemah pengawasannya. Dan, yang saya dengar infornya, mereka ini bukan sekali dua kali melanggar,” katanya.

Baca juga : Thailand Larang Gelar Pernikahan Di Hari Valentine

Lukmanul juga meminta, agar perizinan usaha restoran di Jakarta dievaluasi agar ada efek jera. “Kami berharap Pemprov juga memberikan edukasi kepada para pengusaha untuk tidak lengah dalam menerapkan prokes,” pungkasnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.