Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Pasar Tanah Abang Beroperasi Kembali
Pedagang Belum Divaksin Dilarang Buka Lapak Lho...
Rabu, 28 Juli 2021 06:20 WIB
Sebelumnya
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria berharap, kewajiban menunjukkan sertifikat vaksin di pasar dan mall bisa mengenjot target vaksinasi di Jakarta.
“Semoga kekebalan komunitas cepat terbentuk,” tegasnya.
Baca juga : Pasar Tanah Abang Dibuka, Pedagang Dan Pengunjung Wajib Bawa Kartu Vaksin
Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Muhammad Ainun Najib mendorong percepatan vaksinasi di pasar tradisional. “Sehingga, kekebalan komunitas bisa terbentuk dan memastikan pasar tradisional menjadi tempat transaksi yang aman dan nyaman,” harapnya.
Gencarkan Testing
Baca juga : Pemerintah Kembali Datangkan 8 Juta Dosis Vaksin Sinovac
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Prof. Tjandra Yoga Aditama menyarankan, Pemerintah meningkatkan testing dan tracing untuk mencegah lonjakan kasus pasca pelonggaran PPKM.
“Menemukan yang positif pada testing dan tracing punya manfaat ganda. Yaitu mengisolasi mereka sehingga memutus rantai penularan dan agar segera mendapat penanganan kesehatan yang baik,” kata Tjandra kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Lepas Bantuan Beras PPKM, Ali Mazi: Semoga Ringankan Beban Masyarakat
Tjandra menyarankan, pemerintah fokus dan gencarkan testing di pasar tradisional dan sektor informal lain. Pekerja sektor informal perlu terus diinformasikan, jika ada gejala dan kecurigaan tertular, maka segera menghubungi petugas kesehatan untuk tes. Jika ternyata ada yang positif di pasar, maka konsep tracing masif kepada pedagang dan konsumen harus dilakukan secara amat rinci. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya