Dark/Light Mode

Ibu Kota Rawan Bencana

DKI Siapkan Rp 1,097 T Untuk Tangani Bencana

Kamis, 14 Oktober 2021 07:00 WIB
Sekretaris Komisi A DPRD DKI, Nasrullah. (Foto: Dok. DPRD Jakarta)
Sekretaris Komisi A DPRD DKI, Nasrullah. (Foto: Dok. DPRD Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - DKI Jakarta menyiapkan anggaran untuk penanggulangan bencana sebesar Rp 1,097 triliun. Dengan alokasi dana itu, diharapkan bencana di Ibu Kota bisa ditangani jauh lebih baik.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyetujui anggaran penanggulangan bencana sebesar Rp 1,097 triliun yang diajukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Anggaran itu masuk dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) APBD Perubahan tahun 2021.

Sekretaris Komisi A DPRD DKI, Nasrullah menjelaskan, anggaran itu disetujui. Sebab, penanggulangan bencana harus dipersiapkan dengan baik.

Baca Juga : Agnes Monica, Pacar Sindir Fans Toxic

“Semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) penting. Tapi ada hal-hal penting (anggaran) yang tidak boleh kita kurangi. Yaitu, penanggulangan bencana dan kebakaran,” ungkap Nasrul­lah dalam keterangan tertulis, kemarin.

Dalam rancangan KUPA-PPAS APBD DKI tahun 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Provinsi DKI Jakarta mengusulkan total pagu anggaran sebesar Rp 70,97 miliar untuk 32 jenis kegiatan operasional di SKPD dan Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pusdatin Kebencanaan. Kemudian, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) mengusulkan total pagu anggaran sebesar Rp 1,02 triliun untuk 55 jenis kegiatan operasional yang tersebar di suku dinas (sudin) lima wilayah, UPT Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kebakaran (Pusdiklatkar), dan UPT Laboratorium Kebakaran.

Nasrullah meminta, semua SKPD terkait bisa menjalankan tugas dengan baik. Apalagi, Pemprov DKI sedang mengalami keterbatasan anggaran akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga : Metode PRFR, Berikan Solusi Penyembuhan Nyeri Wajah Sebelah

“Anggaran-anggaran yang ada harus dipertahankan, terutama untuk kepentingan masyarakat sehingga tidak ada potong-memotong,” pesan Nasrullah.

Pemetaan Daerah Rawan

Ketua Komisi A, Mujiyono mengimbau Pemprov DKI fokus dalam melakukan pencegahan kebakaran di kawasan padat penduduk.
 Selanjutnya