Dark/Light Mode

Banyak Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa

Susah-susah Dapat Vaksin, Eh Malah Terbuang Sia-sia

Rabu, 5 Januari 2022 06:25 WIB
Vaksin Covid-19 AstraZeneca (Foto: Antara)
Vaksin Covid-19 AstraZeneca (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Ganjar menjelaskan, daerah yang memiliki vaksin terancam kedaluwarsa, antara lain Cilacap, Pati, Grobogan, Pemalang, dan Purworejo. Selain kedaluwarsa tanggal 13 Januari 2022, akhir bulan ini juga banyak vaksin yang akan memasuki masa kedaluwarsa.

Akun @_Nayanika27_ meminta Pemda menghargai kerja keras Pemerintah Pusat menyediakan vaksin Covid-19.

“Masa dibiarkan sampai kedaluwarsa. Ironis, masyarakat harusnya dapat vaksin terbaik. Ini malah jadi terbuang karena kedaluwarsa” ujarnya.

Baca juga : Eijkman Gabung BRIN, Vaksin Merah Putih Jalan Terus

“Pak Jokowi susah payah dapatkan Vaksin. Pemda malah menyia-nyiakan vaksin dan membuat kedaluwarsa. Padahal banyak daerah kekurangan vaksin,” ujar @AirinAirin_NZ.

Akun @LuqmanBeeNKRI mengatakan, penyuntikan vaksin yang akan kedaluwarsa harus segera dilakukan. “Masih banyak yang belum dapat vaksin. Jangan sampai stok vaksin terlalu lama di gudang hingga kedaluwarsa,” katanya.

“Percepat vaksinasi dengan harapan mencegah penularan Covid-19, jangan sampai vaksin terbuang atau kedaluwarsa. Oktober tahun lalu, di Sultra ada 1.100 dosis vaksin yang kedaluwarsa, sementara daerah-daerah lain kekurangan vaksin,” ungkap @Fatma_Reyna.

Baca juga : Tangani Covid-19, MUI Imbau Agar Pengadaan Vaksin Halal Diutamakan

Akun @JandaNgab menyalahkan Pemda terkait banyaknya vaksin yang kedaluwarsa. Menurutnya, Pemerintah Pusat sudah melakukan distribusi secara bertahap sesuai kemampuan daerah melakukan vaksinasi setiap hari untuk mencegah vaksin terbuang atau kedaluwarsa. “Dibantu pusat, tapi Pemda yang malas, ya susah,” ujarnya.

“Yang saya bingung, kok bisa pas kedaluwarsa baru pada panik. Selama ini ngapain saja? Dari sedemikian besar sumber daya yang ada, apakah tidak bisa langsung dilakukan vaksinasi sewaktu tiba vaksinnya,” kata @msyariflubis.

Akun @aan_muba mengingatkan kepala daerah segera berkoordinasi dengan pusat jika menemukan vaksin yang telah dan akan kedaluwarsa. [ASI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.