Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
BOR Nasional 29 Persen, Pemerintah Terus Genjot Testing Dan Maksimalkan Isoman/Isoter
Jumat, 11 Februari 2022 21:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah terus berupaya menekan angka penularan kasus Covid-19, yang didominasi varian Omicron. Termasuk melakukan beragam upaya pencegahan dan mendorong laju vaksinasi.
Strategi ini terbukti efektif menekan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.
Hingga Jumat (11/2) pukul 17.00 WIB, pasien yang dirawat di rumah sakit mencapai 29 persen dari total kapasitas tempat tidur dan isolasi yang disediakan untuk pasien Covid-19 secara nasional.
Sebagian besar pasien yang masuk rumah sakit, juga memiliki gejala ringan dan tanpa gejala (OTG).
Baca juga : BOR Nasional Tembus 26,3 Persen, Pasien Covid Di RS Masih Terkendali
Selain mengimbau masyarakat yang tidak bergejala dan gejala ringan untuk melakukan isolasi mandiri dan terpadu, pemerintah juga terus meningkatkan testing.
Hingga Kamis (10/2), pemerintah sudah melakukan 416.065 spesimen yang dites tiap harinya.
“Kenaikan angka perawatan pasien ini memang harus dikontrol. Agar layanan kesehatan masyarakat tidak terpengaruh secara berarti. Dengan begitu, skema mendorong masyarakat yang bergejala ringan atau tanpa gejala (OTG) untuk isolasi di rumah, menjadi strategi pilihan agar pasien yang lebih membutuhkan. Sehingga, mereka yang bergejala berat dan kritis, dapat memperoleh perawatan intensif,” ujar dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Selain mengalokasikan rumah sakit bagi mereka yang lebih membutuhkan layanan intensif, pemerintah juga terus mendorong program vaksinasi nasional.
Baca juga : Imbauan Isoman/Isoter Mampu Kurangi Beban RS Hingga 70 Persen
Hingga 9 Februari 2022, Indonesia telah memiliki lebih dari 500 juta vaksin.
Sampai 11 Februari 2022 pukul 12.00 WIB, total 187,9 juta (90,23 persen) masyarakat Indonesia telah divaksinasi dosis 1 dan 134,6 juta (64,64 persen) telah divaksinasi dosis 2.
Masyarakat diimbau untuk mengikuti program vaksinasi pemerintah. Karena vaksinasi telah terbukti secara ilmiah, mampu mengurangi risiko terburuk akibat terinfeksi Covid-19.
Data Kementerian Kesehatan periode 21 Januari hingga 8 Februari 2022 menunjukkan, dari 487 pasien Covid-19 yang meninggal, 66 persen di antaranya belum divaksinasi lengkap.
Baca juga : BOR Nasional 24,77 Persen, Pasien OTG Atau Gejala Ringan Mohon Isoman/Isoter
"Kami terus mendorong masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi yang telah disediakan secara gratis oleh pemerintah, termasuk vaksinasi booster. Terutama bagi mereka yang lansia," ujar Nadia.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya