Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gelar Diskusi Kepemimpinan 2024
Perkumpulan Kader Bangsa Wacanakan Capres Alternatif Anak Muda
Selasa, 15 Februari 2022 11:35 WIB
Sebelumnya
Ketiganya yakni arsitektur kesehatan global, yang menurutnya bisa ditafsirkan sebagai upaya Indonesia menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang di pentas internasional.
Selanjutnya, green economy dan digital economy merupakan masa depan yang harus diperjuangkan. Menurut dosen di Universitas Sriwijaya ini, ketiga hal tersebut membutuhkan keterlibatan dan kehadiran kepemimpinan anak muda.
Baca juga : Kabar Baik Buat Emak-emak, Perumda Pasar Jaya Sediakan Migor Murah
Kemudian Adi, dari Makassar, Sulawesi Selatan menyatakan, perubahan dan perbaikan situasi sosial ekonomi, budaya dan politik Indonesia tak bisa dilepaskan dari kepemimpinan anak muda.
"Telah menjadi kenyataan historis apalagi dengan jumlah penduduk usia produktif dan anak muda hari ini yang begitu besar maka kepemimpinan anak muda tak bisa dihindari," ujar pengajar Universitas Muhammadiyah Makassar ini.
Baca juga : Rakyat Kaltim Siapkan Laporan Ke Bareskrim Dan Sanksi Adat Untuk Edy Mulyadi
Sementara tokoh anak muda asal Cianjur, Jawa Barat, Fajar Arif Budiman mengharapkan kemunculan pemimpin muda alternatif dan independen dalam Pilpres 2024.
Fajar menegaskan, wacana presiden anak muda alternatif ini harus diterjemahkan secara konkret. Menurutnya, tiga kriteria pemimpin, yakni memiliki wawasan, integritas dan aksi yang menginspirasi, tidak banyak ditemui.
Baca juga : PP Dan Waskita Karya Lego Aset Properti Anak Usaha
"Namun di kalangan anak muda menurut saya beberapa kita jumpai, figur seperti Bang Dimas Oky Nugroho dan mungkin beberapa tokoh anak muda lain saya pikir layak didukung menjadi capres alternatif dari anak muda masyarakat sipil," kata Fajar yang dikenal sebagai penggerak anak muda Jawa Barat ini.
Tokoh anak muda asal Samarinda, Kalimantan Timur, Mohamad Taufik mendukung gagasan calon presiden anak muda sebagai alternatif dari elitisme yang menguat dalam ranah politik nasional.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya