Dark/Light Mode

IPW Minta Kapolri Turun Tangan Bersih-Bersih Mafia Tambang

Minggu, 29 Mei 2022 13:44 WIB
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso. (Foto: Ist)
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai, kasus mafia tambang ini secara tradisi sudah terjadi sekian lama di Indonesia, khususnya di Sumsel.

Baca juga : Ikada Universitas Pancasila Bersinergi Bersama Alumni

Menurutnya, praktik tersebut terjadi karena ada peran dari oknum penegak hukum hingga pemerintah bayangan atau shadow government yang bekerja sama dengan pemodal untuk menguasai tambang tersebut secara ilegal.

Baca juga : KPK Diminta Turun Tangan Supervisi Penertiban Reklame Di Kota Bandung

"Shadow government sebetulnya adalah di luar pemerintahan, tapi memiliki pengaruh dari sisi kemampuan modal capital, mereka yang ingin menguasai tambang-tambang, terutama yang di daerah-daerah," terangnya. 

Baca juga : Apriyani Diminta Kudu Tahan Emosi Dan Ego

Untuk itu, Faisal setuju jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung turun tangan memberantas praktik mafia tambang. Sebab menurut Faisal, praktik tersebut tidak hanya merugikan investor. Namun juga merugikan masyarakat sekitar pertambangan. "Karena (praktik) itu masih marak sampai sekarang," tandasnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.