Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
“Rakyat bayar pajak, sementara itu koruptor maling uang rakyat,” katanya.
Sementara, @cici_1945 mengkritisi cara Pemerintah menaikkan pendapatan negara dengan mengorbankan rakyat. Dia mengingatkan, Pemerintah tidak mengorbankan rakyat yang sudah sangat menderita akibat kenaikan semua bahan pokok.
Baca juga : Ekonomi Global Melemah, Rupiah Melesat
“Pejabat enak, tidak pernah merasakan jadi rakyat yang sedang susah,” ujarnya.
Akun @LaPasolle kesel dengan kebijakan yang mewajibkan rakyat menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Kata dia, bukannya mengupayakan menangkap dan mengembalikan uang yang dilarikan koruptor ke Singapura, ini malah mengancam rakyat yang lagi susah menghadapi mahalnya harga cabe dan BBM. “Miris,” katanya.
Baca juga : Woi...Trotoar Untuk Pejalan Kaki, Bukan Buat Motor
“Pak @jokowi rakyat cari uang sekarang susah banget, tolong jangan diperberat lagi dengan maksa rakyat beli Pertamax, materai sudah Rp 10 ribu, pajak 11 persen, listrik naik,” tutur @daboyse.
“Tolong banget ini, mah. Kalian yang sekarang jadi pemimpin di Indonesia, terus korupsi, leha-leha, makan uang rakyat. Masih punya hati, nggak sih? Utang negara digedein, korup sana-sini, harga sembako naik, mata uang anjlok,” ungkap @NonaAle_04. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya