Dark/Light Mode

Kompor Batal, Sekarang Mau Bagi-bagi Rice Cooker

Rabu, 14 Desember 2022 09:05 WIB
Pemerintah Mau Bagi-Bagi Rice Cooker Gratis (Foto: Timesofindia)
Pemerintah Mau Bagi-Bagi Rice Cooker Gratis (Foto: Timesofindia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah berencana membagikan bantuan penanak nasi atau rice cooker listrik senilai Rp 500 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM) pada 2023. Maksudnya, untuk mendukung peman­faatan energi bersih, meningkatkan kon­sumsi listrik per kapita dan penghematan biaya memasak masyarakat.

Sebelumnya, Pemerintah berencana membagi-bagikan kompor listrik ke­pada masyarakat. Namun, hingga kini belum terealisasi. Konon, untuk program bagi-bagi kompor listrik statusnya sudah dibatalkan.

Perupadata mengunggah dua meme tentang rencana bagi-bagi rice cooker untuk warga miskin. Pertama, rice cooker, tabung gas melon dan meteran listrik. Di dalamnya ada informasi soal bantuan rice cooker untuk 680 ribu keluarga. Syaratnya, warga dengan daya 450 VA dan 900 VA, dan pengguna tabung gas elpiji 3 kg yang divalidasi oleh kepala desa.

Bantuan rice cooker

Baca juga : Hore, Sekarang Di Sulawesi Ada Kereta Api

Kedua, grafik penghematan energi bila menggunakan rice cooker. Di mana anggaran untuk pengadaan rice cooker sebesar Rp 340 miliar dengan potensi penghematan sebesar Rp 52 miliar. Selain itu, efisiensi biaya energi dalam sebulan dengan menggunakan kompor gas sebe­sar Rp 16.800, sedangkan dengan rice cooker Rp 10.396.

Perupadata menjelaskan another sub­sidi menuju peralihan ke energi listrik: rice cooker. Pemerintah kabarnya siap meluncurkan bantuan penanak nasi untuk 680 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan masing-masing men­erima Rp500ribu. Program ini difokuskan menyasar pelanggan listrik 450 atau 900 VA, juga pengguna LPG 3kg.

“Setelah beberapa bulan lalu batal dengan program peningkatan daya dan konversi ke kompor listrik, kini yang coba digulirkan adalah bantuan penanak nasi. Hmmmmmm,” kritik Perupadata dalam caption-nya.

Baca juga : Pak Bas Jadi Fotografer

Akun @Priyo_Santoso mengingatkan Pemerintah, jangan sampai karena pro­gram pemberian kompor listrik gagal, kemudian diubah menjadi pemberian rice cooker. Soalnya, kata dia, hampir setiap keluarga sudah punya rice cooker.

“Jadi program ini kurang tepat,” kri­tik @Priyo_Santoso. “Duit dihambur-hamburkan buat yang nggak perlu,” saut @candra100.

Menurut @Yanim053, program bagi-bagi rice cooker gratis hanya menguntungkan para produsen, tapi tidak memberikan efek kepada masyarakat. Kata @Mobe, warga miskin yang daya listrik rumah hanya 450 VA tidak akan kuat bila menggunakan rice cooker seharga Rp 500 ribu.

Baca juga : Nih, Tips Buat Pemula Yang Mau Brand-nya Terkenal

“Produksi listrik Indonesia jauh lebih besar dari kebutuhan. Sehingga, APBN harus memberi orang rice cooker agar daya listrik yang berlebih terpakai,” kata @Tanil_tanil.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.