Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Menurut @KrlPenumpang, program bagi-bagi rice cooker merupakan pengganti dari kebijkan bagi-bagi kompor listrik yang tidak terealisasi. Tujuannya, kata dia, agar kelebihan daya PLN bisa terpakai.
“Sehingga PLN tidak terlalu rugi banget bayar listrik Independent Power Producer (IPP) punya swasta,” ujar dia.
Senada dilontarkan @Tarhadiocean. Kata dia, program bagi-bagi rice cooker yang dilakukan Pemerintah merupakan upaya pemanfaatan dari kelebihan produksi listrik. Kata dia, Pemerintah membuat program agar konsumsi listrik naik.
Baca juga : Hore, Sekarang Di Sulawesi Ada Kereta Api
“Salah satunya bagi rice cooker, subsidi motor listrik dan bagi-bagi kompor listrik,” ujarnya.
Akun @Rojali_Hasan menilai rice cooker seharga Rp 500 ribu terlalu mahal, sehingga dia meminta bantuan sosial (bansos) untuk warga miskin jangan di-markup. Dia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawal program Bansos ini.
“Semoga KPK memantau proyek pengadaan rice cooker yang terlihat mengada-ada. Soalnya, mayoritas keluarga sudah punya, sehingga unsur proyek bancakan proyek terpampang nyata,” ujar @Internazionale.
Baca juga : Pak Bas Jadi Fotografer
“KPK harus pantau proyek pengadaan rice cooker karena terlalu mengada-ada, karena setiap keluarga pasti sudah punya, bahkan anak kosan,” ujar @roy_md.
Akun @tamadhani21 menilai program bantuan rice cooker untuk mengurangi subsidi energi kurang tepat. Dia mengatakan, elpiji 3 kg bukan untuk masak nasi saja, tapi juga yang lain. Sehingga dia bilang logikanya tidak masuk akal.
“Masyarakat sehari-hari butuh gas elpiji untuk masak nasi, sayur dan lauk,” kata @Yuli_trisantono.
Baca juga : Nih, Tips Buat Pemula Yang Mau Brand-nya Terkenal
Sementara, @DoggyLucki setuju dengan pembagian rice cooker. Dia bilang, program tersebut sebagai solusi untuk meningkatkan konsumsi listrik domestik. @addryansailendra_21 juga setuju dengan program bagi-bagi rice cooker sebesar Rp 500 ribu. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya