Dark/Light Mode

Asvi Warman Adam

Rehab Rumah dan Makam Haji Datuk Batuah!

Minggu, 12 Maret 2023 11:51 WIB
Fikrul Hanif Sufyan (kiri) di acara bedah buku karyanya, Menuju Lentera Merah pada Sabtu (4/3/2022) lalu. Sementara Asvi Warman Adam hadir secara virtual (di layar). [Foto: Fikrul Hanif Sufyan]
Fikrul Hanif Sufyan (kiri) di acara bedah buku karyanya, Menuju Lentera Merah pada Sabtu (4/3/2022) lalu. Sementara Asvi Warman Adam hadir secara virtual (di layar). [Foto: Fikrul Hanif Sufyan]

 Sebelumnya 
Doktor alumni École des Hautes Études en Sciences Sociales (EHESS) Paris ini pun meminta Pemerintah, untuk segera merehab rumah dan makam Haji Datuk Batuah. Sebab, putra Nagari Koto Laweh itu, lanjutnya, adalah tokoh nasional, bila dilihat dari gerakannya menentang Kolonial Belanda.

Senada dengan Asvi, Fikrul Hanif turut mendukung, agar Pemerintah memberikan perhatian pada perintis kemerdekaan, terutama pada peninggalannya.

Baca juga : Kontribusi Perempuan Iran dalam Mewujudkan Peradaban Baru Dunia

“Sejak memimpin Sarekat Rakyat, Haji Datuk Batuah kerap menyerang praktik-praktik Kolonial dan belasting (baca: pajak) yang dipaksakan kepada rakyat. Melalui artikel yang ditulisnya surat kabar Djago! Djago!, Pemandangan Islam, dan Doenia Achirat, membuat Residen Sumatra Barat, berang,” terang Fikrul Hanif, dalam bedah bukunya.

Sebagai seorang guru agama di Sumatra Thawalib, pembantu redaktur Al Munir Al Manar, dan datuk di sukunya, lanjut Fikrul, menjadikannya mudah meraih simpati rakyat untuk melawan praktik Pemerintah Kolonial Belanda, yang menyengsarakan rakyat. “Dan tokoh pergerakan ini, juga tercatat sebagai murid Syekh Ahmad Khatib al Minangkabawi, dan murid kesayangan dari Haji Abdul Karim Amrullah, ayahnya buya HAMKA,” papar Fikrul lagi.

Baca juga : Gunting Pita, Menag Resmikan Rumah Sakit NU di Batang

Akibat gerakan protes melalui tulisan-tulisannya di surat kabar, Haji Datuk Batuah, bersama rekannya Natar Zainuddin, kemudian ditangkap pada November 1923. Kedua propagandis kiri itu pun dibuang ke Kafemenanu dan Kalabahi Nusa Tenggara Timur.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.