Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Rayakan Tahun Baru Islam Dengan Masyayikh Se-Indonesia
Ganjar Dekat Dengan Ulama
Jumat, 21 Juli 2023 08:00 WIB
Sebelumnya
Dari luar Pulau Jawa, ada KH Ahmad Tajally Lampung Tengah, KH Kholiq Amrullah Adnan Lampung Timur, KH RM Soleh Bajuri Lampung Selatan, KH Mahfudz Papua, KH Farhan Papua, KH Mansyur Al Kaff Papua, KH Ahmad Damanhuri Jayapura.
Lalu, ada KH Zaenul Abidin Tanah Laut, KH Ahmad Junaidi Palangkaraya, KH Imam Tenggarong, KH Abdus Syukur Tenggarong dan Habib Yahya Bin Muhsin Alidrus Banjarmasin.
Baca juga : Ganjar Pranowo Silaturahmi Dengan Masyayikh Se-Indonesia Di Rembang
Ganjar tiba di lokasi sekitar pukul 8.15 pagi. Ia datang bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah KH Taj Yasin (Gus Yasin). Sosok berambut putih itu, tampil rapi dengan batik lengan panjang warna cokelat dengan peci warna hitam. Kehadiran Ganjar disambut hangat oleh Gus Baha (KH Ahmad Bahauddin Nursalim), Gus Mus (KH Ahmad Mustofa Bisri), Habib Hasan Mulahela Purworejo, serta KH Ali Qoisor Watucongol.
Gus Yasin lalu mengajak Ganjar masuk ke dalam rumah. Ganjar kemudian duduk persis di samping Gus Mus. Acara ini berlangsung selama 1,5 jam. Di acara itu, Ganjar dan para ulama tampak akrab. Pertemuan ini dipimpin Gus Idror atau KH Muhammad Idror Maimoen, putra bungsu Mbah Moen, yang juga pendiri Ponpes Al Anwar, Rembang. Di ujung pertemuan yang berlangsung cukup serius namun terasa sangat akrab itu, para masyayikh dan Ganjar sepakat menuangkan hasil pertemuan dalam sebuah dokumen yang ditandatangani bersama. Ada 8 poin yang disepakati.
Baca juga : Maknai Tahun Baru Hijriah Dengan Pengamalan Agama Inklusif dan Toleran
Berikut 8 amanah Masyayikh untuk Ganjar yang ditungkan dalam dokumen hasil pertemuan tersebut. Pertama, prestasi yang telah dicapai pemerintahan Ganjar di Jawa Tengah dan beberapa terobosan kebersamaan nasionalis religius hendaknya dapat dilanjutkan dengan skala yang lebih luas, khususnya dalam memaksimalkan pengelolaan dan penghimpunan zakat melalui Baznas.
Kedua, mempermudah akses komunikasi dari warga langsung ke pemerintah, hendaknya dapat diteruskan dan diperluas hingga skala nasional.
Baca juga : Wamenag: Tahun Baru Islam Momentum Intropeksi Diri Dan Perkuat Sosial
Ketiga, terkait dengan program pembangunan IKN yang ada di Kalimantan, diharapkan tidak hanya pembangunan infrastruktur saja, namun juga pembangunan keagamaan, agar IKN benar-benar siap dan tidak ada ketimpangan sosial ekonomi dan budaya di masa depan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya