Dark/Light Mode

Bantah Minta Uang Ke Kementan, Anak SYL Siap Dikonfrontir

Kamis, 6 Juni 2024 00:46 WIB
Foto: M. Wahyudin/RM.
Foto: M. Wahyudin/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Anak eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), Indira Chunda Thita, membantah meminta uang ke pegawai Kementerian Pertanian (kementan) untuk membiayai kepentingan pribadinya.

Bantahan itu disampaikan Thita ketika menjadi saksi dalam persidangan kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi yang menjerat ayahnya.

“Kami butuh ketegasan saudara saksi saja supaya menjadi jelas. Saudara saksi yakin bahwa saudara saksi tidak pernah, kecuali yang saudara akui itu, tidak pernah meminta sejumlah uang kepada pihak pihak yang tadi telah menyebutkan nama saudara itu?” tanya penasihat hukum SYL, Djamaludin Koedoeboen dalam persidangan, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (5/6/2024).

Baca juga : Bantah Utak Atik Eselon 1 Kementan, SYL: Itu Framing!

"Tidak pernah," jawab Thita.

Thita menyatakan siap dikonfrontir dengan saksi-saksi lain dalam persidangan tentang permintaan uang tersebut.

"Saudara berani kalau mereka dihadirkan untuk konfrontir?" tanya Koedoeboen.

Baca juga : Penuhi Permintaan SYL, PPSDMP Kementan Total Serahkan Rp 6,8 Miliar

"Siap!" tegas Thita.

Salah satu saksi yang menyebut adanya permintaan dari Thita yakni Sesditjen Tanaman Pangan Kementan, Bambang Pamuji.

Kala itu disebutkan, Thita meminta pembayaran terapi stem cell senilai Rp 200 juta.

Baca juga : Bantah Beli Lukisan Pakai Duit Kementan, SYL: Saya Belum Pernah Lihat Gambarnya

"Kalau pembayaran stem cell, apa nih sampai Rp 200 juta, saudara tahu?" tanya jaksa.

"Setahu saya Pak itu memang dari Bu Thita," sebut Bambang.

Dalam persidangan yang sama, Thita sudah membantah kesaksian tentang stem cell tersebut. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.