Dark/Light Mode

Dianugerahi Gelar Adat Dayak Lundayeh, Jokowi Makin Termotivasi Bangun Perbatasan

Kamis, 19 Desember 2019 16:52 WIB
Presiden Jokowi menerima anugerah gelar adat Dayak Lundayeh saat kunjungan kerja ke Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (19/12/2019). Foto: Instagram
Presiden Jokowi menerima anugerah gelar adat Dayak Lundayeh saat kunjungan kerja ke Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (19/12/2019). Foto: Instagram

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menerima anugerah gelar adat Dayak Lundayeh saat kunjungan kerja ke Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (19/12/2019).

Acara penganugerahan gelar adat dimulai saat helikopter Super Puma TNI-AU yang membawa Presiden dan rombongan dari Bandara Internasional Juwata, Kota Tarakan tiba di Bandara Yuvai Semaring, Kabupaten Nunukan. Setelah turun dari helikopter, Jokowi melakukan prosesi pemotongan rotan sebagai simbol memasuki wilayah adat Dayak Lundayeh.

Baca juga : Jokowi Siap Berlari Pacu Pertumbuhan Ekonomi RI

Selanjutnya, prosesi penganugerahan gelar adat dilakukan oleh 5 orang Kepala Adat Dayak Lundayeh dengan menyematkan atribut Dayak Lundayeh berupa sigar (topi adat), rompi (baju Talun dari kulit kayu), kalung manik, gelang, klupit (tas selempang), dan mandau/pelepet. 

Kepala Adat kemudian menyerahkan surat keputusan nama adat dan aspirasi masyarakat kepada Presiden Jokowi. Tarian adat Arang Parisanang mengiringi prosesi penganugerahan gelar adat ini.

Baca juga : Jokowi Apresiasi Bamsoet

Adapun gelar adat yang diberikan kepada Jokowi yaitu Derayen Acang Aco. Gelar ini bermakna pemimpin besar yang mampu melakukan dan mengerahkan semua tenaga dan pikirannya untuk kemajuan, kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya. 

Gelar adat tersebut merupakan sebuah kehormatan bagi Jokowi. Gelar adat tersebut diberikan kepada Jokowi karena merupakan presiden pertama yang datang ke wilayah tersebut. 

Baca juga : Wapres: Penerima Anugerah Paramakarya Harus Jadi Model Duta Peningkatan Produktivitas Usaha

“Saya kira ini sebuah kehormatan yang sangat baik yang diberikan kepada kita karena memang ini adalah presiden yang pertama yang datang ke perbatasan di sini, di Kecamatan Krayan,” kata Jokowi kepada awak media. 

Gelar adat tersebut juga akan menambah motivasi Jokowi untuk terus membangun wilayah perbatasan. “Oh pasti (menambah motivasi membangun perbatasan),” tandasnya. [WHY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.